Abstract

Sanggar tari Jelantik Sasongko dalam mempersiapkan pementasan tidak sedikit kendala yang dialami, diantaranya yaitu siswa kurang mandiri dalam merias wajah sehingga dapat menghambat waktu pementasan, sanggar selalu mengandalkan perias dan penata busana pada setiap pementasan, dan kurangnya pengetahuan siswa tentang teknik dasar merias wajah dan menata busana tari. Oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan kepada siswa sanggar dalam teknik merias dan menata busana. Tujuan dari kegiatan ini adalah. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan latihan bersama yang didampingi tim pengabdian. Kegiatan yang di lakukan diantaranya mematangkan teknik merias wajah dan penguasaan terhadap bahan dan alat rias serta penguasaan pemakaian busana tari. Siswa yang terlibat ada 15 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah bertambahnya kegiatan sanggar dalam mengembangkan keterampilan siswa dalam berkarya seni. Kemampuan rias siswa sanggar semakin meningkat dengan teknik yang diajarkan. Siswa semakin terampil dalam memainkan kuas eye shadow dan pengolahan warna menjadi lebih baik. Pelatihan rias membuka peluang untuk mengembangkan diri dengan membuka jasa rias. Materi rias dan penataan busana tari yang telah didapatkan juga diaplikasikan dalam berbagai event pementasan sehingga tidak membutuhkan jasa rias di luar sanggar.