Abstract

Pembelajaran  kimia  merupakan  mata pelajaran yang  kurang  disenangi dan kerap dianggap sulit oleh beberapa peserta didik, oleh karena itu perlu pembelajaran yang menarik serta memupuk daya kreasi dan inovasi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendekatan chemo-entrepreneurship pada model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan kahoot terhadap hasil belajar kognitif dan afektif peserta didik. Penelitian ini  merupakan  penelitian eksperimen dengan desain penelitian control group pretest-posttest desain. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data melalui metode tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan  uji Normalitas, uji Kesamaan dua varians, uji Mann-Whitney, Uji Spearman Rank, dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian diperoleh Asymp. Sig. (2-tailed) 0,027 < 0,05 sehingga rata-rata nila posttest secara uji SPSS berbeda dan analisis Spearman (r’) sig. (2-tailed) 0,025 < 0.05 maka dikatakan ada hubungan yang signifikan. hasil nilai koefisien determinasi atau R Square sebesar 0,099 atau sama dengan 9,9 %.  Penerapan pendekatan chemo-entrepreneurship membuat peserta didik aktif dan semangat belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan chemo-entrepreneurship pada model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan kahoot memberikan pengaruh rendah terhadap terhadap hasil belajar kognitif dan afektif peserta didik pada materi larutan penyangga.