MANAJEMEN KERJASAMA ANTARA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN INDUSTRI

  • Heri Daryono Prodi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang
Keywords: Management, Cooperation, SMK, Industry

Abstract

Alasan pengambilan tema manajemen kerjasama antara SMK dengan industri diteliti didasari adanya perekrutan tenaga kerja yang diambil dari lulusan SMK Negeri 7 Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kerjasama antara SMK Negeri 7 Semarang dengan industri. Sumber data diperoleh dari:(1) informan SMK Negeri 7 Semarang dan industri; (2)proses kejadian perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan kerjasama antara SMK Negeri 7 Semarang dengan industri. Sedangkan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diperlukan teknik pemeriksaan yaitu: (1) Derajat kepercayaan; (2) Keteralihan; (3) Ketergantungan; (4) Kepastian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data meliputi prosedur sebagai berikut: (1) Pengumpulan data dilapangan; (2) Reduksi data; (3) Penyajian data; dan (4) Verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: (1)Perencanaan diselesaikan melalui: rumusan rencana dengan menghadirkan utusan industri, penetapan rencana dengan rapat pleno dihadiri dewan guru, orang tua peserta didik dan komite sekolah, dan evaluasi rencana oleh Evabang; (2) Pengorganisasian, koordinasi dan kerjasama antara sekolah menengah kejuruan dengan industri untuk melaksanakan pembelajaran dalam bentuk teori dengan menyisipkan pendidikan karakter, praktek di sekolah, dan praktek ;(3) Pelaksanaan disesuaikan dengan penetapan rencana rapat pleno (4)Evaluasi, BAN-S/M dan ISO

 

The reason of choosing coordination management between vocational high school and industry researched based on the recruitment taken from SMK Negeri 7 graduations.The research aims to describe the planning, organizing, implementation, and review between SMK Negeri 7 Semarang, Light Vehicle Technique Competition. The data research taken from: (1) SMK Negeri 7’s informen and industry; (2) planning, organizing, implementation, review process of coordination between SMK Negeri 7 and industry. Collecting data techniques : observation, interview and documentation. The legalization data needs correction technique, they are: (1) Trust Degree; (2) Movement; (3) Dependence; (4) Necessity. Technique of analyzing data used in this research: (1) Colleting data at field; (2) data reduction; (3) data serving; (4) Verification and conclusion. Research results: (1)Planning finished by: identification from needs through researching information and internet, planning formulation through workshop by presenting vice from industry and effort world, planning by meeting attended by teachers, students’ parents and committee, planning evaluation by Evabang; (2) vocational education’s implementation by organizing, coordination between vocational high school with industry, effort world to do learning teaching process in form theory by supplying character education, workshop, and industry workshop;(3)Evaluation, includes: external evaluation from BAN-S/M, ISO.

References

Djojoneoro, Wardiman. 1999. Pengembangan Sumber daya Manusia Melalui Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jakarta : PT. Balai Pustaka.

Djanji Purwanto. 2013. Manajemen Kerjasama antara Sekolah Menengah Kejuruan dengan Industri.Malang [ http:www.vedc malang.com/…/488].2 Mei 2013

Engkoswara dan Komariah. 2010. Administrasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Fraser, M. 1994. Quality in Higher Education an International perspective’s in Green. Buckingham: Open University. [http:www.qualityresearch international.com/glossary]. 23 Pebruari 2013.

Handoko, H. 2011. Manajemen. Yogyakarta:BPFE- Yogyakarta

I Made. 2006. Aktualisasi Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Kota Kupang. Journal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. ISSN 0215 -8250

Johnson, T. 1998. Vocational Educational. [http://docs.google.com/view.petraac.id]. 12 Maret 2013.

Kuncoro, T. 1997. Pengembangan kurikulum SMK yang terkait dengan Dunia Usaha. Malang: IKIP Malang.

Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 323/U/1997 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda pada Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan.

Munir Fuady. 2002. Hukum Bisnis Dalam Teori dan Praktek. Buku Keempat. Bandung : PT. Citra Aditya Bakti.

Muliati. 2007. Evaluasi Program Pendidikan Sistem Ganda. Suatu Penelitian Evaluatif berdasarkan Stake’s Countenance Model Mengenai Program Pendidikan Sistem Ganda pada sebuah SMK di Sulawesi Selatan. Makasar

Moleong, L.J. 2011.Metodologi Penelitian Kualitatif . Bandung : Remaja Rosda Karya.

Nasir, Bakri. 1998. Gagasan Pokok Pendidikan Sistem Ganda di Lima Sekolah Menengah Kejuruan , (PSG-5 SMK). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan , Tahun IV Nomor 013.[http://www.pdfqueen.com]. 14 Maret 2013).

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005. Standar Nasional Pendidikan. Bandung: Fokus Media

Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Jakarta.

Prosser, C.A. and Quigley,T.H.1949. Vocational Educational in a democracy. Chicago:AmericanTechnical Sosiety.[http://road.www.edu/road/jamesr], 12 Maret 2013).

Purwanto, D. 2013. Manajemen Kerjasama Antara Sekolah Menengah Kejuruan Dengan Industri.Malang : Widyaswara PPPPTK BOE Malang

Panji, Putu. 2009. Pendidikan Kejuruan Suatu Pilihan. Tersedia http://kejuruan smk-hendra.blogspot. com/ (Diambil 14-04-2010)

Rivai, Veithzal dan Sylviana Murni. 2009. Education Manajement Analisis Teori dan Praktis. Jakarta: Rajawali Press.

Sagala, Syaeful. 2006. Administrasi Pendidikan Konteporer. Bandung: Alfabeta.

Salim H.S. 2007. Perancangan Kontrak & Memorandum of understanding. Jakarta : Sinar Grafika.

Siswanto, 2011. Pengantar Manajemen , Jakarta: Bumi Aksara

Sukamto. 1995. “ Pendidikan Sistem Ganda Dalam Pelaksanaannya “ . Makalah. Seminar Akademik FPTK IKIP Yogyakarta.

Suwandi, Basrowi. 2009. Memahami Penelitian Kualitatif .Jakarta :Rineka Cipta .

Samsudi. 2006. Disain Penelitian Pendidikan, Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Samsudi.2000. Model Pemagangan Terpadu: Studi Pengembangan Model Pelatihan dan Pemagangan Dalam Rangka Peningkatan Ketrampilan Pekerja Industri Kecil Logam. Laporan Penelitian Hibah Bersaing VI/1997-2000. Jakarta: DP-3M, Dikti, Depdiknas.

Sudjana, N. 2008. Cara Belajar Siswa Aktif dalam proses belajar mengajar bagaimana mengaktifkan siswa dalam belajar. Jakarta: PT. Gramedia.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta.

Stoner, James AF. dan Charles Wankel. 1996. Management. Third Edition. Prentice Hall.

Slamet, Mamiek. 2004. Hasil Studi Kasus Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Tiga Sekolah Model Terstandar (STM Negeri 4 Medan, STM Pembangunan Surabaya, dan STM Negeri Karawang) dengan analisis kualitatif.

How to Cite
Daryono, H. (1). MANAJEMEN KERJASAMA ANTARA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN INDUSTRI. Educational Management, 3(2). Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/sju/eduman/article/view/4378
Section
Articles