Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) terjadi karena penurunan kepekaan jaringan terhadap insulin dan juga terjadi defisiensi respons sel ß pankreas terhadap glukosa. Penatalaksanaan non farmakologis pada penderita DM diantaranya olahraga dan  mengatur pola makan dengan memperhatikan asupan karbohidrat dan serat. Saat berolahraga resistensi insulin berkurang, sebaliknya sensitivitas reseptor insulin meningkat, sehingga glukosa dapat masuk ke dalam sel lebih mudah. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh senam  lansia dan  minum jus buah naga merah terhadap penurunan kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus Tipe 2. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Pret est-Post test One Control Design. Jumlah sampel 6 orang lansia berusia diatas 45 tahun berjenis kelamin perempuan. Instrumen yang digunakan adalah tes glukosa darah, program latihan, dan  minum  jus buah naga merah. Hasil penelitian kadar glukosa darah sebelum  perlakuan 170 mg/dl, setelah perlakuan 152 mg/dl. Nilai beda rata-rata antara pre test dan post test sebesar 18 mg/dl atau penurunan rata-rata 11,84%. Simpulan penelitian ini, senam  lansia dan pemberian jus buah naga merah dapat  menurunkan kadar glukosa darah  pada penderita dibetes mellitus tipe 2.