Creating a Child-Friendly District: Strengthening Psychological First Aid Skills for Women’s Empowerment and Child Protection (PPPA) Cadre in Pemalang Regency

Authors

DOI:

https://doi.org/10.15294/jphi.v8i2.32395

Keywords:

Child-Friendly District, Psychological First Aid, PPPA Cadres, Pemalang Regency

Abstract

Pemalang Regency continues to record a significant number of cases of violence against women and children, with 62 cases reported by the end of 2024. The main challenges include the limited skills of Women’s Empowerment and Child Protection (PPPA) cadres in handling cases of violence, the lack of ongoing training, and the need for effective violence prevention strategies. To support the initiative of making Pemalang a Child-Friendly District (KLA), it is essential to strengthen the capacity of PPPA cadres so they can respond more effectively to victims of violence. This community service program offers a solution through Psychological First Aid (PFA) psychoeducation for PPPA cadres, which covers: (1) strengthening basic understanding of PFA, (2) applying PFA principles (look, listen, link), (3) effective communication techniques with victims, and (4) handling violence from both legal and psychological perspectives. The implementation methods include knowledge transfer sessions, interactive discussions, field practice, and the provision of supporting booklets. This approach is designed to enhance the cadres’ skills in providing practical and human-centered support to victims. Based on qualitative evaluations, the program has improved the knowledge of PPPA cadres in Pemalang Regency regarding: (1) basic understanding of psychological first aid, (2) prioritizing and adopting a victim-centered perspective, and (3) strengthening victim assistance in both legal processes and psychological support needs. The service team has also developed a related module to enable cadres to continue improving their skills independently.

References

Adni, Azizatul, Adib Asrori, and Gisella Tani Pratiwi. “Dukungan Psikologis Awal ( Psychological First Aid - Pfa ) Jarak Jauh Selama Pandemi Covid-19.” Journal Publicuho 3, no. 1 (2020): 129.

Ain, Nafilatul, Anna Fadilatul Mahmudah, Alifia Maghfiroh Putri Susanto, and Imron Fauzi. “Analisis Diagnostik Fenomena Kekerasan Seksual Di Sekolah.” Jurnal Pendidikan Dasar Dan Keguruan 7, no. 2 (2022): 49–58. https://doi.org/10.47435/jpdk.v7i2.1318.

Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan. Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Nomor 2 Tahun 2022 tentang Standar Layanan Perlindungan Perempuan Dan Anak (2022).

Arifianto, Iwan. “Kasus Kekerasan Seksual Di Jateng Tinggi, Kapolda Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Antar Lembaga,” January 2023.

Budiarti, Arsa Ilmi, Gladys Nadya Arianto, and Marsha Maharani. Data Dan Fakta Kekerasan Seksual Di Indonesia 2021. Jakarta: Indonesia Judicial Research Society, 2022.

Cahyono, Wahyu. “Psychological First Aid ‘Sebuah Kesiapsiagaan Dari Kita Untuk Kita.’” PSYCHOLOGICAL FIRST AID “Sebuah Kesiapsiagaan Dari Kita Untuk Kita,” 2015, 1–46.

Edmawati, Mahmuddah Dewi. Panduan Psychological First Aid Training (PFAT), 2024.

Eleonora, Venus, and Veronica Iswinahyu. “Panduan Pertolongan Pertama Psikologis (Psychological First Aid) Bagi Pembela HAM LGBTIQ+ Di Indonesia,” 2022.

Faudhil, Ufan. “49 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Pemalang Sepanjang 2024, Kekerasan Seksual Anak Jadi Sorotan,” November 2024.

Gohansen, Rino, and Didik Widiantoro. “Psychological First Aid Bagi Anak Yang Beresiko Kekerasan Seksual Di SDN 12 Buana Makmur Kecamatan Dayun.” Bandung Conference Series: Psychology Science 2, no. 3 (2022): 873–79. https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i3.4889.

Hidayat, Anwar. “Kekerasan Terhadap Anak Dan Perempuan.” AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman 8, no. 1 (2021): 22–33. https://doi.org/10.53627/jam.v8i1.4260.

hpemalangkab.go.id. “Pertama Kali, Pemkab Pemalang Raih Predikat Nindya Kota Layak Anak - Pemerintah Kabupaten Pemalang,” July 2023.

International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies. Training In Psychological First Aid For Red Cross and Red Crescent Societies. Healthcare Counselling & Psychotherapy Journal. Vol. 21, 2021.

justicesolutions. “Communicating With Victims:"The Do’s and Don’ts",” April 2011.

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. “Momentum Perubahan: Peluang Penguatan Sistem Penyikapan Di Tengah Peningkatan Kompleksitas Kekerasan Terhadap Perempuan.” Αγαη 15, no. 1 (2024): 37–48.

Kreft, Anne-Kathrin. “Responding to Sexual Violence; Women’s Mobilization in War, Journal of Peace Research” Vol. 56 (2 (2019).

Kurniawan, Kurniawan. “Sepanjang 2024, Ada 1.900 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Di Jateng.” Espos.id, December 2024.

Maya, Sri, Abbas Bakhtiar, and Tambunan Rince. “Optimalisasi Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Pencegahan Kekerasan Pada Perempuan Dan Anak Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Di Kabupaten Konawe” 7, no. 3 (2024): 1234–47.

Novita, Fransiska, Zulkifli Ismail, Ahmad, and Melanie Pita Lestari. Buku Ajar Hukum Pelindungan Anak Dan Perempuan, 2021.

Nuriawati, Sekar Adelia, Retna Hanani, and Amni Zarkarsyi Rahman. “Proses Collaborative Governance Dalam Kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA) Pada Klaster V Perlindungan Khusus Di Kabupaten Pemalang” vol 13 no (2024).

“Peraturan Bupati Pemalang No 12 Tahun 2018,” 2021.

Puskapik. “Dinsos Pemalang Bina Kader PPPA Dampingi Kasus Kekerasan Perempuan Dan Anak.” https://www.puskapik.com/38289/seputar-pantura/pemalang/dinsos-pemalang-bina-kader-pppa-dampingi-kasus-kekerasan-perempuan-dan-anak/#google_vignette, December 2024.

“SIMFONI-PPA,” January 2024.

Soejoeti, Ariani Hasanah, and Vinita Susanti. “Memahami Kekerasan Seksual Dalam Menara Gading Di Indonesia.” Community : Pengawas Dinamika Sosial 6, no. 2 (2020): 207. https://doi.org/10.35308/jcpds.v6i2.2221.

Wicaksana, Dio Ashar, Bestha Inatsan Ashila, Arsa Ilmi Budiarti, Tatat, Megawati, and Rizka Antika. “Laporan Studi Kuantitatid Barometer Kesetaraan Gender: Respon Dan Sikap Masyarakat Terhadap Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekeran Seksual (RUU P-KS) Dan Undang -Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Pe.” International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), no. September (2020): 66–77.

Widodo, Wahyu, Marzellina Hardiyanti, Sugiyanto, and Khoiriya Latifah. “Optimalisasi Penanganan Korban Kekerasan Perempuan Dan Anak Melalui Perancangan Sistem E-Rujuk Di Kabupaten Pemalang” 3 (2022): 138–56.

World Health Organization. “Psychological First Aid - Guide for Field Workers.” Who 44, no. 8 (2011): 813.

Downloads

Published

31-12-2025

Article ID

32395

How to Cite

“Creating a Child-Friendly District: Strengthening Psychological First Aid Skills for Women’s Empowerment and Child Protection (PPPA) Cadre in Pemalang Regency”. 2025. Indonesian Journal of Legal Community Engagement 8 (2): 375-96. https://doi.org/10.15294/jphi.v8i2.32395.