Comparative Analysis of Heavy Metal Contents Cd and Zn in Rice Snails (Pila ampullacea)
DOI:
https://doi.org/10.15294/ijcs.v15i1.12573Keywords:
AAS, Rice Field Snail, Cadmium, ZincAbstract
Keong sawah (Pila ampullacea) merupakan biota perairan sawah yang memiliki sifat filter feeder dan memiliki kemampuan untuk mengakumulasi polutan. Keong sawah yang terpapar oleh logam berat dapat menimbulkan efek toksik jika dikonsumsi oleh manusia. Logam berat Cd dan Zn merupakan logam berat yang dapat mencemari lahan pertanian yang disebabkan karena penggunaan pupuk anorganik, pembuangan limbah industri, dan juga limbah rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya kadar Cd dan Zn pada keong sawah yang diambil dari 4 daerah di Kabupaten Pekalongan. Preparasi sampel dilakukan denga destruksi basah dan dianalisis dengan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua sampel mengandung logam berat Cd dan Zn. Kandungan Cd pada keong sawah sebesar 3,04 mg/Kg; 5,97 mg/Kg; 7,56 mg/Kg; 6,83 mg/Kg, dan 2,35 mg/Kg. Kadar Cd yang terkandung dalam semua sampel keong sawah sudah melebihi baku mutu Cd yang ditentukan oleh BPOM No.9 Tahun 2022 sebesar 1,0 mg/Kg. Sedangkan kandungan Zn pada keong sawah 4,78 mg/Kg; 7,42 mg/Kg; 9,39 mg/kg; 8,95 mg/Kg dan 2,93 mg/Kg. Kadar Zn yang terkandung dalam semua sampel belum melebihi ambang batas yang ditentukan oleh BPOM No.03725/B/SK/VII/89 sebesar 100 mg/Kg.