AI-Based Learning Media in History Teaching: An Exploratory Mixed-Methods Study of Undergraduate History Education Students

Authors

  • Hasan Universitas Tadulako , Indonesia Author
  • Bahri Universitas Negeri Makassar, Indonesia Author
  • Windayanti Universitas Tadulako, Indonesia Author
  • Amri Universitas Tadulako, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/paramita.v36i2.42435

Keywords:

artificial intelligence, history education, mixed-methods, history education students, educational technology

Abstract

Abstract: Digital technologies now shape history education, yet many teachers adopt new tools without a clear pedagogical rationale. Artificial intelligence (AI) has drawn wide attention in education, but few studies examine its role in history learning from a disciplinary perspective. This study explores how history education undergraduates integrate AI into history learning media and how they experience its use. We used an explanatory sequential mixed-methods design. In the quantitative phase, 120 history education undergraduates completed a questionnaire. In the qualitative phase, we analyzed 12 student-produced AI-based learning artefacts and interviewed nine purposively selected students. Students viewed AI favorably as a learning aid, rated their readiness to use it favorably, and agreed that AI-generated historical information has limitations. They used AI mainly for idea generation, content structuring, visualization, and presentation, and reported caution about historical accuracy, the need for verification, and over-reliance. The integrated findings show students treating AI as a mediating resource that extended their design work while they kept responsibility for historical judgment. The study offers a disciplinary perspective on AI in history education and argues that teacher education should build verification, contextualization, and ethical AI literacy into its curricula.

Abstrak: Teknologi digital kini membentuk pendidikan sejarah, tetapi banyak pendidik memakai perangkat baru tanpa dasar pedagogis yang jelas. Kecerdasan artifisial (artificial intelligence, AI) mendapat perhatian luas dalam pendidikan, namun masih sedikit penelitian yang mengkaji perannya dalam pembelajaran sejarah dari sudut pandang disipliner. Penelitian ini mengkaji cara mahasiswa pendidikan sejarah mengintegrasikan AI ke dalam media pembelajaran sejarah dan pengalaman mereka menggunakannya. Kami menggunakan desain metode campuran sekuensial eksplanatori (explanatory sequential mixed-methods design). Pada fase kuantitatif, 120 mahasiswa pendidikan sejarah mengisi kuesioner. Pada fase kualitatif, kami menganalisis 12 artefak media pembelajaran sejarah berbasis AI karya mahasiswa dan mewawancarai sembilan mahasiswa yang dipilih secara purposive. Mahasiswa menilai AI bermanfaat sebagai alat bantu belajar, menilai kesiapan mereka cukup baik, dan setuju bahwa informasi sejarah dari AI memiliki keterbatasan. Mereka terutama memakai AI untuk mengembangkan gagasan, menyusun struktur konten, membuat visualisasi, dan menyiapkan presentasi, sambil melaporkan kehati-hatian terhadap akurasi historis, kebutuhan verifikasi, dan ketergantungan berlebihan. Integrasi temuan menunjukkan bahwa mahasiswa memperlakukan AI sebagai sumber daya mediasi yang memperluas kerja perancangan, sementara tanggung jawab atas penilaian historis tetap pada mereka. Penelitian ini menawarkan perspektif disipliner tentang AI dalam pendidikan sejarah dan menegaskan bahwa pendidikan calon guru perlu memasukkan verifikasi, kontekstualisasi, dan literasi AI yang etis ke dalam kurikulum.

Downloads

Published

2026-10-24

Article ID

42435