PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 SALATIGA
DOI:
https://doi.org/10.15294/sosiolium.v8i2.22297Keywords:
problem based learnng; differentiated instruction; social studiesAbstract
Pemecahan masalah sosial dalam pembelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 2 Salatiga dapat dilaksanakan melalui Problem Based Learning (PBL). Namun, karena peserta didik memiliki kesiapan, minat, dan profil belajar yang beragam, pembelajaran berdiferensiasi menjadi penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, penerapan, evaluasi, serta faktor pendukung dan tantangan dalam PBL berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan teknik, serta dianalisis dengan model interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian adalah: (1) Perencanaan melalui penyusunan prota dan promes, identifikasi materi, asesmen diagnostik, dan modul ajar berdiferensiasi; (2) Penerapan mengintegrasikan langkah PBL dengan diferensiasi konten, proses, dan produk; (3) Evaluasi mencakup asesmen pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran; (4) Faktor pendukung meliputi sarana prasarana, pelatihan guru, forum MGMP dan Kombel, sedangkan tantangan mencakup miskonsepsi pembelajaran berdiferensiasi, beragamnya kebutuhan peserta didik, tantangan mengondisikan kelas, dan nilai tidak mencapai KKTP.
Social problem solving in class VIII social studies learning at SMP Negeri 2 Salatiga can be implemented through Problem Based Learning (PBL). However, because students have diverse readiness, interests, and learning profiles, differentiated learning is important in implementing the Merdeka Curriculum. This research aims to find out the planning, implementation, evaluation, and supporting factors and challenges in differentiated PBL. This research uses a qualitative case study approach, data is collected through interviews, observation, and documentation, then tested for validity by triangulating sources and techniques, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study are: (1) Planning through the preparation of prota and promes, material identification, diagnostic assessments, and differentiated teaching modules; (2) Implementation integrates PBL steps with differentiation of content, process, and product. (3) Evaluation includes learning assessment and learning implementation. (4) Supporting factors include infrastructure, teacher training, MGMP and Kombel forums, while challenges include misconceptions of differentiated learning, diverse needs of students, conditioning the class, and scores not reaching KKTP.
References
Adinda, A. H., Siahaan, H. E., Raihani, I. F., Aprida, N., Fitri, N., & Suryanda, A. (2021). Penilaian sumatif dan penilaian formatif pembelajaran online. Report Of Biology Education, 2(1), 1-10.
Almujab, S. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi: Pendekatan Efektif Dalam Menjawab Kebutuhan Diversitas Siswa. Oikos: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi & Ilmu Ekonomi, 8(1), 2549-2284.
Ambarita, J., & Simanullang, P. S. (2023). Pengantar Pembelajaran Berdiferensiasi. Indramayu: Penerbit Adab.
Arends, R.I. (2012). Learning to Teach Ninth Edition (9th ed.). New Britain, USA: Library of Congress Cataloging.
Baidhawi, M., Aswandikari, A., & Burhanuddin, B. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal. El-Tsaqafah: Jurnal Jurusan PBA, 23(2), 307-328.
Bayumi, Chaniago, E., Fauzie, Elias, G., Hapizoh, Ahmad, Z. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi. Sleman: Penerbit Deepublish.
Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam program guru penggerak pada modul 2.1. Jurnal basicedu, 6(2), 2846-2853.
Fitriyah, F., & Bisri, M. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi Berdasarkan Keragaman dan Keunikan Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 9(2), 67-73.
Lukitawati, L. (2023). Kemampuan Komunikasi Keterampilan Dasar Mengajar Calon Guru Profesional Pada Program PPG Prajabatan. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS, 17(2), 144-154.
Mashudi, M. (2021). Pembelajaran Modern Membekali Peserta Didik Keterampilan Abad Ke-21. Al-Mudarris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 4(1), 93-114.
Muhibin, M., & Hidayatullah, M. A. (2020). Implementasi Teori Belajar Konstruktivisme Vygotsky Pada Mata Pelajaran PAI di SMA Sains Quran Yogyakata. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 113-130.
Purwowidodo, A., & Zaini, M. (2023). Teori dan Praktik Model Pembelajaran Berdiferensiasi Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Yogyakarta: Penebar Media Pustaka.
Rachmawati, T. (2015). Teori belajar dan proses pembelajaran yang mendidik. Yogyakarta: Gava Media.
Salsabila, Y. R., & Muqowim, M. (2024). Korelasi Antara Teori Belajar Konstruktivisme Lev Vygotsky dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 813-827.
Sari, P. M., Budhyani, I. D. A. M., & Angendari, M. D. (2023). Proses Pembelajaran Praktek Program Keahlian Tata Busana Pasca Pandemi Covid-19 Di Smk Negeri 2 Singaraja. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 20(2), 178 187.
Sugiarto, S., Aini. R. Q., & Suhendra. R. (2023). Pelatihan Impelemtasi Asesmen Diagnostik Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bagi Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Taliwang. Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat,3(1), 76–80.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif untuk Penelitian yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interakif dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta.
Sulistyosari, Y., Karwur, H. M., & Sultan, H. (2022). Penerapan Pembelajaran IPS Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka Belajar. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 7(2), 66-75.
Suyuti, S., Septiandini, D., & Yustitia, P. (2023). Analisis Implementasi Problem Based Learning pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Menengah (Studi Kasus SMP Alhadiriyah Jakarta Timur). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 17056 - 17063.
Syarifuddin, S., & Nurmi, N. (2022). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IX Semester Genap SMP Negeri 1 Wera Tahun Pelajaran 2021/2022. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 2(2), 93-102.
Tishana, A., Alvendri, D., Pratama, A. J., Jalinus, N., & Abdullah, R. (2023). Filsafat Konstruktivisme dalam Mengembangkan Calon Pendidik pada Implementasi Merdeka Belajar di Sekolah Kejuruan. Journal on Education, 5(2), 1855-1867.
Wibisono, I.Y. (2023). Tingkatkan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning, Project Based Learning, dan Discovery Learning. Sampang: CV. Sketsamedia.
Widyanto, I. P., & Wahyuni, E. T. (2020). Implementasi Perencanaan Pembelajaran. Satya Sastraharing, 4 (2), 16–35.

