IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER JUJUR DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 5 SEMARANG

Authors

  • Rico Novir Universitas Negeri Semarang Author
  • Muh Sholeh Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/sosiolium.v7i2.31468

Keywords:

Character Education; , Honesty:, Social Studies;, SJSS program; , Junior High School;

Abstract

Globalisasi telah secara signifikan memengaruhi nilai-nilai moral generasi muda, khususnya kejujuran.Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi hal yang mendesak untuk diterapkan di lingkungan sekolah, salah satunya melalui pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan karakter jujur di SMP Negeri 5 Semarang yang telah menjalankan program Sekolah Jujur Sekolah Saya (SJSS), strategi guru IPS dalam menanamkan nilai kejujuran, serta faktor pendukung dan penghambat program tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru IPS, koordinator program SJSS, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai jujur dilakukan melalui integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, pelantikan agen SEMAI, serta berbagai program pendukung. Dukungan kepala sekolah, orang tua, dan antusiasme siswa menjadi faktor pendorong, sedangkan tantangan datang dari karakter siswa dan pengaruh lingkungan. Program SJSS menunjukkan dampak positif dalam membentuk budaya kejujuran di sekolah.

Globalization has significantly affected the moral values of young generations, particularly honesty. 
Thus, character education becomes essential in schools, especially through Social Studies learning. 
This study aims to analyze the implementation of honest character education in SMP Negeri 5 
Semarang through the “Honest School, My School” (SJSS) program. It investigates teachers’ 
strategies in instilling honesty and the supporting and inhibiting factors. This research applied a 
qualitative descriptive method using observations, interviews, and documentation. Informants 
included school principals, social studies teachers, SJSS program coordinators, and students. The 
findings revealed that honest character education was implemented through the integration of 
honesty values in learning, the inauguration of SEMAI agents, and various supporting programs. 
Support from school leaders, parents, and students' enthusiasm were significant enablers, while 
challenges stemmed from student diversity and external influences. The SJSS program positively 
influenced the cultivation of honesty in the school environment. 

 

References

Ahmadi, Abu. 2007. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Di, H. & Dasar, S. 2024. Studi Literatur: Pengembangan Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik. Jakarta: Deepublish.

Fadhilah, N. R., Safitri, D. 2024. Implementasi IPS dalam Membangun Karakter. Malang: UIN Press.

Gunawan, A. P., dkk. 2024. Pendidikan Karakter Melalui IPS di Sekolah Dasar. Bandung: Remaja

Rosdakarya. Sagala, K. P., Naibaho, L., Rantung, D. A. 2024. Tantangan Pendidikan Karakter di Era Digital. Jakarta: Prenadamedia.

Setyawati, Y., dkk. 2021. Imbas Globalisasi terhadap Pendidikan Indonesia. Yogyakarta: Deepublish. Sudrajat, A. 2015. Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2 ed.). (Sutopo, Ed.) Bandung: Alfabeta

Downloads

Published

2025-10-30

Article ID

31468

Issue

Section

Articles