PENGUATAN PEMBELAJARAN MENDALAM DAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) BAGI GURU DI SEKOLAH KEPULAUAN KARIMUNJAWA

Authors

  • Sanita Sasea universitas Negeri Semarang, Indonesia Author
  • Muh. Sholeh Prodi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author
  • Aisyah Nur Sayidatun Nisa Prodi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author https://orcid.org/0000-0002-0576-5710
  • Yadi Suryadi Prodi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang, Indonesia Author
  • Radini Sinta FISIP Unnes, Indonesia Author
  • Ahmad Khiyas Muktafa Mahasiswa Prodi Pendidikan IPS FISIP Unnes, Indonesia Author
  • Mahdatul Maesiyah Mahasiswa Prodi PIPS FISIP Unnes, Indonesia Author
  • Tazkiyah Imtanan Hanifatul Millah Mahasiswa Prodi PIPS FISIP Unnes, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/sosiolium.v8i2.65437

Keywords:

Deep Learning, SDGs, Sekolah Terluar, Kearifan Lokal, Inovasi Pembelajaran

Abstract

Sekolah di wilayah kepulauan menghadapi tantangan pemerataan pengembangan kompetensi guru, pemanfaatan media digital, dan pengintegrasian potensi lokal dalam pembelajaran. Artikel ini mendeskripsikan kemajuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MTs Safinatul Huda 2, Kemujan, Karimunjawa, yang berfokus pada penguatan pembelajaran mendalam (deep learning), pengenalan Sustainable Development Goals (SDGs), dan pengembangan media pembelajaran digital. Kegiatan dirancang melalui pendekatan kolaboratif yang mengarah pada siklus Lesson Study: persiapan, perencanaan (Plan), pelaksanaan (Do), dan refleksi (See). Pada tahap yang dilaporkan, kegiatan telah mencakup penguatan konsep pembelajaran mendalam, pengenalan keterkaitan SDG 4 dan SDG 14 dengan konteks kepulauan, serta praktik awal pembuatan media pembelajaran menggunakan Book Creator dan Canva. Catatan pelaksanaan menunjukkan partisipasi dan antusiasme guru dalam diskusi, tanya jawab, serta praktik media digital. Capaian ini merupakan hasil awal, belum menjadi bukti kuantitatif peningkatan kompetensi atau efektivitas pembelajaran. Tindak lanjut diperlukan untuk menyempurnakan Rencana Pembelajaran Mendalam berbasis kearifan lokal Karimunjawa, menguji penerapannya di kelas, dan melaksanakan refleksi serta evaluasi. Program ini menegaskan pentingnya pendampingan kontekstual yang menghubungkan pembelajaran mendalam, literasi digital, dan keberlanjutan lingkungan lokal.

References

Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university (4th ed.). Open University Press.

Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world change the world. Corwin Press.

Ladson-Billings, G. (1995). Toward a theory of culturally relevant pedagogy. American Educational Research Journal, 32(3), 465–491.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.

Shodikin, A., Lukito, A., Susanah, & Manoy, J. T. (2024). Penguatan kompetensi guru SMP melalui pendampingan penyusunan modul ajar berbasis kearifan lokal. RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains & Teknologi, 6(4), 291–300.

UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education A tool on whose terms? UNESCO Publishing.

Downloads

Published

2026-10-30

Article ID

65437

Issue

Section

Articles