Literasi Matematika Peserta Didik Pada Model Problem Based Learning (PBL) Berpendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Berbasis Math Trail
DOI:
https://doi.org/10.15294/ujmer.v2i1.14459Keywords:
Mathematical Literacy, Problem Based Learning (PBL), Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI), Math Trail, MathCityMapAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil literasi matematika peserta didik kelas VIII SMP di Kabupaten Cirebon. Upaya untuk memperbaiki hal tersebut yaitu dengan menggunakan model PBL berpendekatan PMRI berbasis Math Trail. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis: 1) kualitas model PBL berpendekatan PMRI berbasis Math Trail terhadap literasi matematika peserta didik kelas VIII SMPN 1 Depok, 2) literasi matematika peserta didik kelas VIII SMPN 1 Depok setelah menerapkan model PBL berpendekatan PMRI berbasis Math Trail. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mixed method dengan sequential exsplanatory design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Depok, Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem based learning (PBL) berpendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (PMRI) berbasis Math Trail terhadap literasi matematika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Depok adalah berkualitas. Berdasarkan analisis jawaban dan wawancara yang dilakukan diperoleh informasi bahwa peserta didik yang tergolong Literasi Matematika Tinggi (LMT) mampu memenuhi enam indikator literasi matematika yaitu mengidentifikasi aspek-aspek matematika dalam permasalahan, menerjemahkan soal ke dalam bahasa matematika, merancang strategi penyelesaian, menerapkan konsep matematika, menafsirkan hasil penyelesaian, dan menjelaskan alasan di balik hasil. Peserta didik dengan Literasi Matematika Sedang (LMS) mampu memenuhi tiga indikator literasi matematika yaitu mengidentifikasi aspek-aspek matematika dalam permasalahan, menerjemahkan soal ke dalam bahasa matematika, merancang strategi penyelesaian. Sedangkan pada peserta didik dengan Literasi Matematika Rendah (LMR) hanya mampu memenuhi satu indikator literasi matematika dengan tepat yaitu pada indikator mengidentifikasi aspek-aspek matematika dalam permasalahan.