DESAIN TES DIAGNOSTIK TWO-TIER UNTUK ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN

Fattya Rosyada(1), Kasmadi Imam Supardi(2), Kasmui Kasmui(3), Nafiroh Sriwijayanti(4),


(1) Universitas Negeri Semarang
(2) Universitas Negeri Semarang
(3) Universitas Negeri Semarang
(4) MA Negeri 1 Brebes

Abstract

 

Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan instrumen tes diagnostik two-tier untuk analisis pemahaman siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan serta menguji kelayakan instrumen ditinjau dari validitas dan reliabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan instrumen tes metode 4D, terdiri atas tahapan define, design, develop, and dissemination. Metode pengambilan data yang dilakukan yaitu metode observasi, tes, wawancara, dan angket. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah hasil validasi ahli, hasil tahap uji coba 1, uji coba 2, implementasi uji skala kecil dan skala besar, serta hasil angket tanggapan siswa. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrumen tes diagnostik two-tier yang telah dikembangkan memenuhi kriteria valid dan reliabel. Hasil validasi ahli mengenai kelayakan instrumen mendapat rerata skor 36,8 dari jumlah skor total 44 dengan kategori sangat layak dan reliabilitas sebesar 0,72. Hasil rekapitulasi analisis profil pemahamanan tiap siswa pada keseluruhan 23 butir soal tes diagnostik two-tier menunjukkan profil pemahaman utuh sebesar 25,15%, profil tidak paham sebesar 40,64%, profil menebak 2,98%, profil kurang paham 25,23% dan profil terjadi miskonsepsi sebesar 5,96%. Berdasarkan hasil penelitian tes diagnostik two-tier yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif untuk analisis pemahaman konsep siswa.

 

Keywords

Kata Kunci: pemahaman konsep; tes diagnostik; two-tier multiple choice

Full Text:

PDF

References

Arikunto, 2012, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arslan, H.O., C. Cigdemoglu, dan C. Moseley, 2012, A Three-Tier Diagnostic Test to Assess Preservice Theacher Misconceptions about Global Warming, Greenhouse Effect, Ozone Layer Depletion, and Acid Rain, International Journal of Science Education, Vol 34, No 11, Hal. 1667-1686.

Chandrasegaran, A.L., D.F. Treagust, dan M. Mocerino, 2007, The Development of a Two-Tier Multiple Choice Diagnostic Instrument for Evaluating Secondary School Students' Ability to Describe and Explain Chemical Reaction Using Multiple Level of Representation, Journal of Chemistry Education Research and Practice, Vol 8, No 3, Hal. 293–307.

Dahar, R. W, 2011, Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran, Jakarta : Erlangga.

Depdiknas, 2007, Pedoman Pengembangan Tes Diagnostik Mata Pelajaran IPA SMP/MTs, Jakarta: Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Hamalik O, 2010, Proses Belajar Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara.

Hidayah, U. L., K. I. Supardi, dan W. Sumarni, 2018, Penggunaan Instrumen Lembar Wawancara Pendukung Tes Diagnostik Pendeteksi Miskonsepsi Untuk Analisis Pemahaman Konsep Buffer-Hidrolisis, Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, Vol 12, No 1, Hal. 2075-2085.

Jespersen, N. D., J. E. Brady, dan A. Hyslop, 2011, Chemistry: The Molecular Nature of Matter (sixth edition), USA: Courier Kendallville.

Suprijono, A., 2009, Pengembangan Tes Diagnostik Two-Tier untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi pada Materi Kimia Siswa SMA. Jurnal Inovasi dalam Pendidikan, Vol 5, No 33, Hal.: 117–127.

Mubarak, S., E. Susilaningsih., dan E. Cahyono, 2016, Pengembangan Tes Diagnostik Three Tier Multiple Choice Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Kelas XI, Journal of Innovative Science Education, Vol 5, No 2, Hal. 101-110.

Rachmawati, L, 2014, Pengembangan dan Penerapan Instrumen diagnostic Two-Tier Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa Tentang Atom dan Molekul, Edusentris, Vol 1, No 2, Hal. 41-49.

Thiagarajan, S., D. S. Semmel, dan M. I. Semme, 1974, Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children, A Source Book, Indiana: Indiana University.

Tüysüz, C, 2009, Development of Two-Tier instrument and Assess Students` Understanding in Chemistry, Scientific Research and Essay, Vol 4, No 6, Hal. 626-631.

Ulfah, T., Rusman, dan I. Khaldun, 2016, Analisa kesulitan Pemahaman Konsep Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Pada Siswa SMA Inshafuddin Tahun Ajaran 2015/2016, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia, Vol 1, No 4, Hal. 43-51.

Wahyuningsih, T., T. Raharjo, dan D.F. Masithoh, 2013, Pembuatan Instrumen Tes Diagnostik Fisika SMA Kelas XI, Jurnal Pendidikan Fisika, Vol 1, No 1, Hal. 111–117.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.