Pelestarian Masyarakat terhadap Peninggalan Candi Batur sebagai Struktur Cagar Budaya di Kabupaten Purbalingga

Anik Cahyani, Renadya Shafira Fanadi, Nursalim Nursalim, Khairun Nisa M. Tanjung, Olga Julia Pama

Abstract

Bangunan cagar budaya merupakan sebuah benda atau bangunan yang berasal dari alam secara alami ataupun dibuat oleh manusia guna memenuhi keperluannya sendiri yang menyatu dengan sarana prasarana serta menyatu dengan alam. Tersebar luasnya peninggalan tradisi megalitik di Jawa Tengah terutama di Kabupaten Purbalingga. Candi Batur merupakan peninggalan tradisi megalitik berbentuk struktur yang diduga sebagai punden berundak dengan kondisinya cukup memprihatinkan. Peninggalan ini dikelola seadanya dan dimanfaatkan sebagai lahan pertanian palawija oleh pemilik tanah. Tidak adanya perhatian pemerintah dan kurangnya pengetahuan masyarakat akan penanganan cagar budaya membuat terhambatnya pengenalan Candi Batur ini di masyarakat umum. Oleh karena itu tujuan dari kami menulis karya artikel ilmiah ini adalah untuk menjelaskan cara mengelola sebuah tempat wisata berupa Candi Batur dalam pandangan bangunan cagar budaya. Gambaran tersebut dapat digunakan oleh pemerintah sebagai acuan dalam melakukan kebijakan pengelolaan cagar budaya. Sementara, oleh pelaku pariwisata dapat digunakan sebagai pedoman pengembangan usaha pariwisata di lingkungan tersebut. Manfaat dari penulisan ini yaitu untuk meningkatkan wawasan dalam aspek bangunan cagar budaya dan cara yang kita lakukan untuk melestarikannya. Bagi masyarakat dan pemerintah artikel ini dapat dijadikan sebagai acuan dan wawasan mengenai cagar budaya dan cara melestarikannya sehingga Candi Batur mendapat penanganan yang cepat dan tepat. Metode dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode sejarah (history method) yang mendeskripsikan sesuatu yang sudah terjadi pada masa lalu. Penulis juga mengumpulkan materi dari jurnal laporan penelitian dan beberapa buku. Candi Batur menjadi salah satu bukti begitu hebatnya peradaban pada masa lalu dimana masyarakat sudah mengenal sistem kepercayaan. Upaya Pelestarian menjadi salah satu kunci agar Candi Batur tetap terjaga dan lestari sehingga bisa tetap ada sampai generasi selanjutnya. Untuk mencapai hal tersebut, kerjasama dan koordinasi antara masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan dalam rangka pelestarian cagar budaya, khusunya Candi Batur di Purbalingga.

Keywords

Cagar Budaya, Purbalingga, Candi Batur, Punden Berundak, Pelestarian

Full Text:

PDF

References

Abdillah, J. (2020). Analisis Peran Partisipasi Masyarakat Dan Pemerintah Desa Dalam Upaya Pengelolaan Dan Pelestarian Cagar Budaya Di Desa Kota Kapur Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka. Jurnal Hukum Doctrinal, 5(2), 187–191.

Acara, P., Corona, R., Publik, D. A. N. K., Studi, P., Bahasa, P., Bahasa, F., & Semarang, U. N. (2021). Kesantunan Berbahasa Indonesia Dalam Tindak Tutur Ilokusi Pada Acara Rosi (Corona, Media, Dan Kepanikan Publik). 14(April), 28–36.

Akbar, D. (2014). Pandecta Pelestarian Situs Cagar Budaya Plawangan Rembang. Jurnal Pandecta, 9.

Atsnansyah, M. M., & Dewi, D. I. K. (2015). Arahan Zonasi Dan Pengembangan Di Kawasan Situs Cagar Budaya Patiayam Kabupaten Kudus. Teknik, 36(2), 96–104. https://doi.org/10.14710/teknik.v36i2.8757

Nurcahyo, A., & Hidayati, N. (2012). Kesadaran Sejarah Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pelestarian Monumen Jenderal Soedirman (Studi Kasus Di Desa Pakis Baru Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan). Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 2(1), 21–36. https://doi.org/10.25273/ajsp.v2i1.765

Priyono, A. (2015). Peran Masyarakat Dalam Upaya Pelestarian Peninggalan Kraton Pajang 1993-2015. Universitas PGRI Yogyakarta.

Purwaningsih, A. E. (2018). Upaya Pelestarian dan Pemanfaatan Candi Plaosan Tahun 1940-1998 (Doctoral dissertation, Universitas Diponegoro).

Sakti, A. B., & Sulistyowati, E. (2020). Analisis Potensi Cagar Budaya Kota Magelang Dengan Skoring. Jurnal Jendela Inovasi Daerah, 3(2), 60–83.

Syaifullah, Muhammad & Basuki, W. (2016). Pemanfaatan Benda Cagar Budaya Sebagai Potensi Pari-Wisata Dan Ekonomi Kreatif Bagi Masyarakat Sekitar Di Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Tamalanrea, A. D. (2018). Perancangan Video Promosi Candi-Candi Di Trowulan Sebagai Upaya Mengenalkan Wisata Tugas Akhir Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual Oleh : Alpha Dian Tamalanrea.

Vinas, S. M. (2012). Contemporary theory of conservation. Contemporary Theory of Conservation, December, 1–239. https://doi.org/10.4324/9780080476834

Wibowo, D. A. (2017). Penegakan hukum bagi pelaku kejahatan terhadap benda cagar budaya di kota surakarta. Wacana Hukum, XXIII(April), 11–18.

Widyanti, N. (2018). Pelestarian Candi Plaosan Sebagai Warisan Bersejarah Di Klaten Jawa Tengah. Sekolah Tinggi Pariwasata Ambarrukmo.

Zainal, Yusuf & Saebeni, B. A. (2014). Pengantar sistem sosial budaya di Indonesia. CV Pustaka Setia.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.