PERBEDAAN INTENSI TURNOVERDITINJAU DARI MASA KERJA DENGAN MENGENDALIKAN ADVERSITY QUOTIENT DI PERUSAHAAN “X†(DIFFERENCE OF TURNOVER INTENTION BASED EMPLOYEE WORK PERIOD CONTROLLEDBY ADVERSITY QUOTIENT IN COMPANY “Xâ€)

Elysa Dianriasning(1),


(1) Fakultas Psikologi, Universitas Airlangga, Surabaya

Abstract

Abstrak. Turnovermerupakansatuhal yang dicegah ataupun diihindari oleh pengelola organisasi. Kemuculan intense turnover pada perusahaan “X†diduga berkaitan dengan masa kerja yang dimiliki para karyawan. Disamping itu, ada variable adversity quotient yang juga diduga berperan mewarnai kemunculan intense turnover.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai intensi turnover berdasarkan masa kerja karyawan perusahaan “X†dengan memperhitungkan pengaruh dari adversity quotient. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan intensi turnover berdasarkan masa kerja karyawan perusahaan “X†dengan mengendalikan adversity quotient. Populasi pada penelitian ini sebanyak164 orang, dan 110 orang darinya dijadikan sampel penelitian. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive kuota sampling, yaitu teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan (Sugiyono, 2012). Dalam penelitian ini, kuota yang dimaksud adalah sebanyak 37 karyawan per-tingkatan masa kerja. Sampel akan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu karyawan dengan masa kerja baru, karyawan dengan masa kerja sedang, dan karyawan dengan masa kerja lama. Berdasarkan Uji F anakova menunjukkan bahwa besarnya pengaruh antar-kelompok masa kerja setelah dikendalikan oleh variabel adversity quotient didapatkan nilai F sebesar 0,144 dengan nilai signifikansi sebesar 0,020 (p < 0,05) maka H1 diterima, artinya ada perbedaan intensi turnover berdasarkan masa kerja karyawan dengan mengendalikan adversity quotient.

 

Abstract. The purpose of this study was to determine differences in the average value of turnover intention by the employees of the company "X" to account for the influence of adversity quotient. The hypothesis of this study is no difference turnover intention by the employees of the company "X" by controlling the adversity quotient. The population in this study amounted to 164 people, then the samples taken by Isaac and Michael with an error rate of 5% in a population of 164 people is 110 people. Sampling technique in this research is purposive quota sampling, which is a technique for determining a sample of the population that have certain characteristics to the number (quota) desired (Sugiyono, 2012). In this study, the quota in question is as much as 37 per-level employee work period. For the sample will be divided into three groups, namely employees with new working period, employees with tenure medium, and employees with long working lives (each group of 37 people). Based Anacova F test showed that the magnitude of the effect between groups after the work period is controlled by a variable adversity quotient obtained F value of 0.144 with Sig. amounted to 0,020. Because Sig. 0,020 <significant level (a) 0.05 then the H1 is accepted, meaning that there are differences in turnover intention by the employees of the company "X" by controlling the adversity quotient. In other words, this hypothesis is accepted.

Keywords

intention turnover, work period, adversity quotient

Full Text:

PDF

References

Astuti, Puji. (2009). AplikasiAnalisisKovarian (Anakova) padaKasusPengaruhLetak Daerah danJumlahPendudukMiskinterhadapDistribusiPendapatan Di Jawa Tengah.Skripsi.FMIPA UniversitasNegeri Semarang

Azwar, Saifuddin. M A. (2012). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Chin, P, & Hung, M. (2008). Consequence Of Psychological Contract Breach: The Moderating Role Of Adversity Quotient, Professional Training And Tenure

Daromes, F. E. (2006). Pengaruh Keadilan Organisasional Terhadap Intensitas Turnover Auditor Pada Kantor Akuntan Publik Di Indonesia. Tesis.Program StudiMagister Sains Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang

Echolis, J. M. & Hassan S. (2000). Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: Gramedia

Endro, V. (2005). Pengaruk Kepuasan Kerja, Masa Kerja, Job Insecurity Dan Komitmen Organisasi Terhadap Keinginan Berpindah Karyawan (Studi empiris pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Semarang). Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang,

Etnaningtiyas, A. P. (2011). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Intensi Turnover Pada Karyawan PT. Alenatex Bandung. Skripsi. Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah

Kartika, K.A.D. (2010). Hubungan Antara Persepsi Karyawan Terhadap Gaya Kepemimpinan Transaksional Dan Masa Kerja Dengan Intensi Turnover. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Soegijapranata Semarang

Markman, G. D. (2002). Adversity Quotient: The Role Of Personal Bounce-Back Ability in New Venture Formation. Diakses Spetember 2014, dari http://www.peaklearning.com

Morissan,dkk. (2012). Metode Penilitian Survei. Jakarta: Kencana

Nasution, W. A. (2009). Pengaruh Kepuasan Kerja Karyawan terhadap Intensi Turnover pada Call Center Telkomsel di Medan. Jurnal Mandiri. Fakultas Ekonomi Universitas Medan Area.

Nazir. (2005). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Noor, J. (2012). Metodologi Penelitian. Jakarta: Kencana

Novliadi, F.. (2007). Intensi Turnover Karyawan Ditinjau dari Budaya Perusahaan dan Kepuasan Kerja. Skripsi: Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan.

Nugroho, A.Y. (2011). It’s Easy Olah Data Dengan SPSS. Yogyakarta: Skripsi Media

Nurfiana.(2012). HubunganAntaraAdversity QuotientdenganPrestasiBelajarMatematika.Yogyakarta.Skripsi.UniversitasNegeri Yogyakarta

Oktaviani, Y. (2009). Pengaruh Pendidikan Dan Masa Kerja Terhadap Kedisiplinan Karyawan Di SMK Muhammadiyah Surakarta. Skripsi.Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Permatasari, D. (2012). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keinginan Berpindah Auditor pada Kantor Akuntan Publik di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.Tesis. Program Magister Sains Akuntansi Universitas Diponegoro Semarang

Rachma, A. (2013). Pengaruh Career Satisfaction terhadap Turnover Intention dengan Organizational Commitment dan Career Commitment sebagai Variabel Intervening. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga.

Riski, R. (2013). Hubungan Antara Masa Kerja Dan Pemakaian Masker Sekali Pakai Dengan Kapasitas Vital Paru Pada Pekerja Bagian Composting Di PT. Zeta Agro Corporation Brebes. Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang

Robbins, S. P. (2006). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Aditya Media

Santoso, S. (2014). Statistik Multivariat, Konsep dan Aplikasi dengan SPSS. Edisi Revisi. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo

Simarmata. (2014). Hubungan Pelanggaran Kontrak Psikologis dan Kepribadian Tipe A dengan Intensi Turnover Karyawan Bank. Jurnal Psikologi Vol. 1, No. 2, 311-321. Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Stoltz, P. G. (2007). Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Menjadi Peluang. Jakarta: Gramedia Widiarsana Indonesia

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suryabrata, S. (2006). Metodologi Penelitian. Jakarta:Rajawali Pers

Widhiarso. (2011). Aplikasi Analisis Kovarian Dalam Penelitian Eksperimen. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada

Winarsih.(2008).Hubungan Tingkat Pendidikandan Lama KerjaPerawatTerhadapKinerjaPerawat di RumahSakitUmumPandanArangKabupatenBoyolali.BeritaIlmuKeperawatanVol . 1(3), September p. 137-142

Wirabrata &Fajrianthi. (2013). Hubungan Adversity Quotient dengan Intensi Turnover pada Perawat di Instansi Gawat Darurat RSUP Sanglah. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi Vol. 2, No. 2, Agustus 2013.Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Veronica, E.D.S. (2005). Pengaruh Kepuasan Kerja, Masa Kerja, Job Insecuritydan Komitmen Organisasi Terhadap Keinginan Berpindah Karyawan. Skripsi. Universitas Katolik Soegijapranata. Semarang.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a  Creative Commons Attribution 4.0 International License.