Terapi Kesurupan “Tepak Sirih†untuk Menurunkan Tingkat Depresi

Adebba Ramadhanti Noury(1), Triana Gusti Asih(2), Putri Amalia(3), Fatma Kusuma Mahanani(4),


(1) Department of Psychology, Faculty of Education, Universitas Negeri Semarang
(2) Department of Psychology, Faculty of Education, Universitas Negeri Semarang
(3) Department of Psychology, Faculty of Education, Universitas Negeri Semarang
(4) Department of Psychology, Faculty of Education, Universitas Negeri Semarang

Abstract

Kesurupan sering dikaitkan dengan spiritual individu maupun hal-hal gaib yang masih dipercaya oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Biasanya, orang yang mengalami kesurupan menjadi lain dalam bertindak, berbicara, dan dapat mempengaruhi sifatnya. Dalam perspektif psikologi, kesurupan digolongkan dalam gangguan identitas yang dipaparkan dalam DSM-5. Gangguan ini disebut dengan Dissociative Identity Disorder(DID). Psikologi menganggap kesurupan sebagai reaksi kejiwaan yang mneyebabkan individu kehilangan kendali atau kesadaran atas dirinya sendiri. Hal tersebut dikarenakan oleh indikasi periode depresi yang dialami individu. Terapi pasca kesurupan TEPAK SIRIH menjadi salah satu upaya yang digunakan untuk mengurangi tingkat depresi, sehingga diharapkan mampu mengurangi intensitas kesurupan. Penelitian ini menggunakan teknik kuasi-eksperimen dengan desain single group pretest – posttest. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang mahasiswa yang berada pada populasi Universitas di Semarang. Penerapan terapi ini menggunakan dasar teknik terapi psikoanalisis yang dikombinasikan dengan teknik relaksasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat depresi secara signifikan yang ditunjukkan oleh nilai t = 2,841 dengan signifikansi sebesar 0,047 (p < 0,05).

 

Trance is often associated with individual spiritualism because majority people’sbelieve in Indonesia culture. Someone whose experiencing this phenomenon often capturing different behaviour, talking, or maybe affect their personalities. On psychological perspective, trance usually described in DSM-5 as identity disorder. This disorder clasifically described as Dissociative Identity Disorder (DID). Psychologyconsiders possession as a psychological reaction that causes by individual’s losecontrol or self-consciousness. This is due to indications of depression period. Post- theraphy named TEPAK SIRIH is one of the efforts to reduce depression leve, so as to reduce the intensity of trance. This research used quasi-experimental research with single group pretest – posttest design. The subject of this research are 5 college students whose in the range of population on University in Semarang. This theraphy uses basic psychoanalytical theraphy techniques combined with relaxations. The result shows a depression level decrease significally which proved by t score = 2,841 with sig. score was 0,047 (p < 0,05).


Keywords

Possession, PostTrance Theraphy, Dissociative Identity Disorder

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a  Creative Commons Attribution 4.0 International License.