TRANSFORMASI WILAYAH PERI URBAN. KASUS DI KABUPATEN SEMARANG

Puji Hardari

Abstract

Artikel ini menyajikan tentang transformasi wilayah peri urban, studi kasus di Kabupaten Semarang. Tujansecara umum adalah untuk mengkaji transformasi wiayah peri urban. Kajian ini didasarkan pada hasil analisis datasekunder dari hasil Sensus Penduduk dan Registrasi penduduk Kabupaten Semarang. Analisis data yang digunakanadalah deskriptif dan analisis tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, jumlah, pertumbuhan, kepadatan, danlapangan pekerjaan penduduk merupakan faktor yang berkaitan dengan transformasi wilayah peri urban. Selamaperiode tahun 2005 sampai tahun 2009, beberapa indikator tersebut mengalami perubahan. Penduduk berumursepuluh tahun lebih bertambah dari 894.048 menjadi 917.745 jiwa, pertumbuhan 0,46 % menjadi 0,77 %, dengankepadatan 943 menjadi 966 jiwa per kilometer, mata pencaharian penduduk di sektor non-pertanian mengalamipeningkatan, dari 48,50 % menjadi 64,50 %. Keadaan ini diikuti dengan luas penggunaan lahan pertanian yangmengalami penurunan walaupun dalam persentase sangat kecil, dari 25,70 % menjadi 25, 69 %, tetapi apabiladibiarkan akan berlanjut sesuai dengan berjalannnya waktu, dan dimungkinkan akan membawa efek terhadapberbagai faktor dimasa depan, sehingga perlu diantisipasi, bagaimana cara yang harus dilakukan masih memerlukankajian dengan melibatkan lintas kajian.

Keywords

fakrot pendorong transformasi wilayah; peri urban

Full Text:

PDF

References

Badan Pusat Statistik (BPS). 1976. KabupatenSemarang Dalam Angka. BPS

BadanPusat Statistik (BPS). 1980. KabupatenSemarang Dalam Angka. BPS

Badan Pusat Statistik (BPS). 1990. KabupatenSemarang Dalam Angka. BPSBadan Pusat Statistik (BPS). 2009. PendudukIndonesia. BPS.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2000. Sensus PendudukIndonesia. BPS.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2010. KabupatenSemarang Dalam Angka. BPS.

Baiquni dan Muta’ali. 1998. Depopulasi Perdesaan diDaerah Istimewa Yogyakarta.

Douglass, Mike. 1996. Land Use Planing andManagement Strategies For A Sustainablegreater JABOTABEK. Dalam: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota. No. 21.Tahun VII Mei 1996.

Giyarsih, Sri Rum. 2009. TransFormasi Wilayah.Disertasi. Fakultas Geografi UniversitasGadjah mada Yogyakarta. Tidakdipublikasikan.

Lee, Linda. 1979. Factors ffecting Land Use Changesat The Rural Urban Frange,in Growth andChange. A Jurnal of RegionalDevelopment. Vol. X. October 1979.

McGee. 1990. “The Future of the Asean City: theemergence of Desakota Region” dalam Proceeding International Seminar andworkhop in the South East Asian Cityof the Future, Jakarta. January 21-25,1990.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 2009. WorldPopulation Data Sheet. PBB.

Yunus, Hadi Sabari, 2001. Perubahan PemanfaatanLahan Di Daerah Pinggiran Kota.Kasus di Pinggiran Kota Yogyakarta.Disertasi. Fakultas Geografi UGM.Tidak dipublikasikan. Yogyakarta.

Yunus, 2008. Dinamika Peri Urban. Determinan masaDepan Kota. Pustaka Pelaajr, Yogyakarta.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.