Identifikasi Potensi dan Permasalahan Lahan untuk Arahan Manajemen Lahan (Studi Kasus Penggal Sungai Cemoro Sebagian Kawasan Situs Sangiran)

Irfani Prabaningrum(1), Aida Mardiana(2), Artha Gumilar(3), Awanda Sistia Risky(4), Herjuna Wiratama(5), Hendrikus Rizky Visanto Putro(6), Rizka Dwi Amalia(7), Sri Kumala Ningrum(8),


(1) Universitas Gadjah Mada
(2) Universitas Gadjah Mada
(3) Universitas Gadjah Mada
(4) Universitas Gadjah Mada
(5) Universitas Gadjah Mada
(6) Universitas Gadjah Mada
(7) Universitas Gadjah Mada
(8) Universitas Gadjah Mada

Abstract

Kawasan Situs Sangiran yang telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia diharapkan mampu melestarikan jasa ekosistem berupa jasa kultural yang terdapat di kawasan tersebut mengingat banyaknya penemuan fosil dan artefak berharga lainnya. Kawasan Situs Sangiran juga memiliki jasa penyediaan berupa sumberdaya lahan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat di sekitarnya. Lahan yang dilindungi secara kultural dan dimanfaatkan oleh masyarakat memerlukan adanya evaluasi lahan untuk mengetahui potensi dan permasalahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan lahan yang terdapat di Kawasan Situs Sangiran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi lahan menggunakan Indeks Potensi Lahan (IPL) berbasis bentuklahan yang dikaji dari sudut pandang geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga klasifikasi potensi lahan, yaitu kelas potensi rendah 67.09% atau 13,5 km2, kelas sedang 32% atau 6,52 km2, dan kelas sangat rendah 1% atau 0.11 km2. Guna meningkatkan potensi lahan maka terdapat beberapa arahan manajemen lahan seperti optimalisasi tanaman buah dan perancangan tur wisata edukasi. Sementara untuk mengatasi permasalahannya dilakukan manajemen konservasi lahan dengan menggunakan metode vegetatif maupun mekanik.

Keywords

potensi lahan, permasalahan lahan, kawasan situs Sangiran

Full Text:

PDF

References

Arsyad, Sitanala. 2012. Konservasi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press.

Banuwa, Irwan Sukri. 2013. Erosi. Jakarta: Kencana.

Februarman. 2009. Jenis dan Raga Kerusakan Saluran Primer Daerah Irigasi Bandar Laweh Kabupaten Solok. Jurnal Rekayasa Sipil, vol 5, no. 1, hal. 57-66

Hardiyatmo, H.C. 2012. Tanah Longsor dan Erosi Kejadian dan Penanganannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Hidayati, I.N., Toyibullah, Y. 2011. Kajian Indeks Potensi Lahan Terhadap Pemanfaatan Rencana Tata Ruang Wilayah Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Sragen. Globe, vol. 13, no. 2, hal. 156-164.

Maria, R. 2008. Warisan dunia Kawasan Situs Sangiran Persepsi menurut penduduk Sangiran. Jurnal Riset Geologi Dan Pertambangan, vol. 18, no. 2. 21-30.

Mukhlis, T., Fathani, T.F., Sudarno, I. 2008. Perencanaan Sistem Peringatan Dini Bencana Tanah Longsor di Dusun Lucu Palongan Desa Campoan Kecamatan Mlandingan Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Forum Teknik Sipil, vol. 18, no. 3, hal. 888-898.

Purnomo, S., Sunaryo, Hakim, L. 2011. Analisis potensi longsoran pada daerah ranu pani menggunakan metode geolistrik resistivitas kecamatan senduro kabupaten lumajang. Jurnal Neutrino vol.4, no.1.

Rayes, L.M. 2007. Metode Inventarisasi Sumberdaya Lahan. Yogyakarta: Andi.

Sartohadi, J., Jamulya, Dewi, N.I.S. 2012. Pengantar Geografi Tanah. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Siahaan, N. H. T. 2004. Hukum Lingkungan dan Ekologi Pembangunan Edisi Kedua.

Jakarta: Erlangga.

Sitorus, S. 1985. Evaluasi Sumberdaya Lahan. Bandung: Tarsito.

Sulistyanto, B. 2009. Warisan Dunia Situs Sangiran. Wacana, vol. 11, no. 2, hal: 57-80.

Wibowo, M 2006. Model Penentuan Kawasan Resapan Air untuk Perencanaan Tata Ruang Berwawasan Lingkungan. Jurnal Hidrosfir, vol. 1, no.1, hal: 1-7.

Yira, Y., Diekkrüger, B., Steup, G., & Bossa, A. Y. (2016). Modeling land use change

impacts on water resources in a tropical West African catchment ( Dano , Burkina Faso ). Journal Of Hydrology, 537, 187–199.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.