Adaptasi Pola Ritme Kendangan Ciblon ke dalam Ansambel Perkusi Barat: sebuah Eksperimentasi Penggunaan Idiom-idiom Musik Tradisi Jawa pada Musik Barat

Agus Salim

Abstract


Mengadaptasikan dalam pengertian ini berarti "meminjam"; "mencocokkan" atau ''mengimplementasikan". Kajian untuk pola ritme kendangan ciblon yang akan diimplementasikan  ke  dalam  ansambel  perkusi,  merupakan  sebuah eksperimentasi penggunaan idiom-idiom musik tradisional Jawa pada musik Barat. Proses adaptasi ini berawal dan pola ritme maupun warna suara kendangan ciblon di mana hal itu akan diimplementasikan ke dalam ansambel perkusi. Kajian tersebut menunjukkan bahwa ke dua elemen itu kemungkinan dapat dilakukan. Dan perbedaan yang ada antara musik Barat dan musik tradisional Jawa akan mendasari sebuah penciptaan musik baru. Beberapa cara yang dilakukan dalam implementasi, yaitu penulisan notasi khusus yang mengacu pada sistem notasi Barat, penyeleksian pola ritme kendangan ciblon dan kemudian akan diimplementasikan ke dalam ensambel perkusi, seperti alat musik bongo, conga, tom-tom consert dan lain sebagainya. Hasilnya adalah sebuah genre musik yang memiliki wama baru yang dapat memberi perspektif dan kemungkinan baru di dalam dunia komposisi musik.

Kata kunci: Pola Ritme, Musik Barat, Musik Tradisional Jawa.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15294/harmonia.v5i3.823

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.