MEMBENTUK MANUSIA BERKEPRIBADIAN LUHUR MELALUI PENDIDIKAN SENI DI SEKOLAH UMUM

Nisa Rahma Puspita

Abstract


Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Pendidikan seni adalah pendidikan dengan segala usaha untuk meningkatkan kemampuan kreatif ekspresif anak didik dalam mewujudkan kegiatan artistiknya berdasarkan aturan-aturan estetika tertentu. Materi pokok seni meliputi apresiasi seni, sejarah seni, estetika, kritik seni, berkarya seni, dan penyajian seni yang pembelajarannya terintegratif dalam pembelajaran apresiatif maupun produktif. Pelaksanaan pendidikan melalui seni di sekolah umum, lebih menekankan segi proses daripada hasil. Profil manusia berbudi luhur yang dijadikan sasaran untuk dicapai dalam kegiatan pendidikan seni di sekolah umum yaitu: manusia terampil, kreatif, peka rasa, dan berbudaya.


Keywords


Pendidikan Seni;berbudi luhur;terampil;kreatif;peka rasa

Full Text:

PDF

References


Aland, J dan Derby, M. 1991. Art Connection. Australian: Griffin Press Limited.

Gandhi, T.W. 2011. Filsafat Yogyakarta : Ar-Ruz Media

Pendidikan.

Imam, B. 1994. Filsafat Pendidikan, Sistem, dan

Metode. Yogyakarta: Andi Offset.

Ismiyanto, P.C. 2011. Kurikulum dan Buku Teks Pendidikan Seni Rupa. Semarang: Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.

Rohidi, T.R. 2014. Pendidikan Seni Isu dan

Paradigma. Nusantara. Semarang: Cipta Prima

Salam, S.. 2001. Pendekatan Ekspresi-Diri, Disiplin, Dan Multikultural Dalam Pendidikan Seni Rupa. Bandung: STISI Telkom

Triyanto, 2017. Spirit Ideologis Pendidikan Seni. Semarang: Cipta Prima Nusantara.

UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional




DOI: https://doi.org/10.15294/imajinasi.v14i1.27691

Refbacks

  • There are currently no refbacks.