Willingness to Pay of Ecotourism Visitors

Ade Paranata, Himawan Sutanto, Muhammad Mujahid Dakwah

Abstract


This study aims at analyzing the willingness to pay (WTP) of the visitors in Bird Watching Ecotourism in Lake Meno and the factors that influence the WTP value. The research is located in Gili Meno. The method used is quantitative method. The total samples are 38 obtained by accidental sampling. The procedure of analysis used the Contingent Valuation Method and Logit Model. The results showed that in the samples there are 27 people (77.14%) who are willing to pay (dominated by foreign tourists) and eight people (22.86%) who are not willing to pay with various reasons. The average value of WTP that can be proposed as a reference of environmental service is Rp 39,189.


Keywords


WTP, CVM, Logit.

Full Text:

PDF

References


Ahyadi, Hilman, dkk (2014). Pengembangan Ekowisata Birdwatching di Gili Meno. Jurnal Penelitian UNRAM, Vol.18. No. 1 Halaman 50-53.

Atmanegara, F. (2010). Keanekaragaman Jenis Burung Air di Sekitar Danau Gili Meno, Lombok Utara. Skripsi tidak dipublikasikan. Mataram: Universitas Mataram.

Badrudin, R (2001). Menggali Sumber PAD Daerah Istimewa Yogyakarta Melalui Pengembangan Industri Pariwisata . Jurnal Kompak No. 3 hal 384.

Buaton, K.W.S dan Purwadio, Heru, Purwadio (2015). Kriteria Pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba Prapat, Sumatera Utara. Jurnal Teknik ITS. Vol. 4 No. 1. Halaman C-1-C5.

Chairiyah, Nurul. (2013). Review : Taxonomic Contribution for Ecotourism Development in Indonesia. Journal of Indonesian Tourism and Development in Indonesia Vol 1 No 3 pp 115-122.

Dajan, Anto (2002). Pengantar Metode Statistik. Jilid II. Jakarta, LP3ES.

Darmayanti, Tri Putu Lisna (2001). Penilaian Manfaat Rekreasi di Taman Burung Bali Bird Park Kabupaten Gianyar. Skripsi Dipublikasikan Insitute Pertanian Bogor.

Dinas Pariwisata, Kabupaten Lombok Utara (2015). Data Kunjungan Wisatawan Tahun 2015

Douglass, RW. (1982). Forest Recreation. Pargamno Press, New York.

Ghozali, Imam, (2005). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang Universitas Diponegoro Press.

Hadiprayitno, (2010). Danau Meno Sebagai Media Pembelajaran Untuk Pengamatan Bio Ekologi Burung di Lombok Utara. Seminar Nasional X Pendidikan Biologi FKIP UNS.

Holik, Abdul, (2016). Relantionship of Economic Growth with Tourism Sector. JEJAK Journal of Economic and Policy Vol 9 (1) pp 16-33.

Hosmer, D.W dan Lemeshow, S. (1989). Applied Logistic. Regression. New York. Jhon Wiley & Son.

Hufschmidt, MM. D.E, James, A.D Meister, B.T Bower & J.A Dixon (1996). Lingkungan, Sistem Alami dan Pembangunan: Pedoman Penilaian Praktis. (terj. S. Reksohadiprojo). Universitas Gadjah Mada Press. Yogyakarta.

Ismayanti (2009). Pengantar Pariwisata. Jakarta. Grasindo.

Mahyuda, Syafrudin Said dan Erianto (2013). Penilaian Potensi Daya Tarik Danau Bekat Untuk Objek Wisata di Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau. Jurnal Hutan Lestari. Vol. 1 No 2. Halaman 174-282.

Majid, Ratri Hanindha, (2008). Analisis Willingness To Pay Pengunjung Terhadap Upaya Pelestarian Kawasan Situ Babakan, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Skripsi DIpublikasikan. Fakultas Pertanian. Institute Pertanian Bogor.

Maria, Yosefhie, dkk (2013). Nilai Ekonomi Wisata Taman Nasional Danau Sentarum Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat, (Studi Kasus di SPTN II Semitau, Stasiun Riset Bukit Tekenang). Jurnal Hutan Lestari. Vol. 1 No 2. Halaman 216-224.

Marjuka, M. Yuwana (2007). Valuasi Ekonomi Dengan Travel Cost Method Pada Obyek Ekowisata Pulau-Pulau Kecil. Bina Ekonomi Majalah Ilmiah Volume 11. No. 2 Agustus. Halaman 80-100.

Miandi, Febrian dan Arifin Hadi Susilo (2010). Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Lanskap Kawasan Obyek Wisata Danau Kerinci, Kabupaten Jambi. Jurnal Lanskap Indonesia Vol 2 No. 1. Halaman 47-53.

Mujiyani, Hidayati, D., Rachmawati, L., Soetopo, L., Aji, G, B., Cahyadi, R., (2002). Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil: Partisipasi Masyarakat di Kepulauan Seribu. Pusat Kependuduk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PPK-LIPI). Jakarta.

Noer (2011) Strategi Pengembangan Obyek wisata (Di unduh 06:01 10 Maret 2016) http://noerdblog.wordpress.com/2012/06/12/strategi-pengembangan-obyekwisata-alam).

Pendit, Nyoman S (2000). Ilmu Pariwisata (Sebuah Pengantar Perdana). Jakarta. PT Pradnya Paramita.

Ramanathan, R (1998). Introductory of Econometrics Application. Fourth Worth. The Dryden Press.

Safri, M. Hermanto, S. A. Anwar & B.D. Nasendi (1996). Analisis Wisata Eko dan Wisata Budaya dengan Metode Kontingensi dan Biaya Perjalanan. Duta Rimba (197-198/XX): 40-48.

Spillane, J. (1994). Pariwisata Indonesia (Siasat Ekonomi dan Rekayasa Kebudayaan). Yogyakarta. Kanisius.

Suja, I Ketut dan Budiarta, I Putu (2012). Model Pengembangan Ekowisata Danau Buyan Sebagai Obyek Wisata di Bali. Jurnal Perhotelan dan Pariwisata, Desember. Vol. 2 Nomor 2. Halaman 102-113.




DOI: https://doi.org/10.15294/jejak.v10i2.11299

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.