ANALISIS PERUBAHAN KETIMPANGAN PENDAPATAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI ANTAR PROPINSI DI INDONESIA 2006-2011

Doni Mahardiki, Rokhedi Priyo Santoso

Abstract


This study is to determine the level of income inequality in Indonesia period for 2006-2011 and to test whether the inequality increased significantly during that period. In addition, the purpose of this study was to map the pattern of regional classification based on economic growth. Technical analysis of inequality used is the Williamson Index and Theil Entropy Index. The Paired Sample T-Test is used to determine the significance of inequality growth from 2006 to 2011. Meanwhile the regional growth pattern was analyzed by Klassen typology. The research data includes the number of Indonesian population and Gross Domestic Product (GDP) per capita per province. According to the index calculation of Williamson, the level of income inequality in Indonesia tends to increase by 0.83 in 2011. Based on the Paired Sample T-Test it is found that the Williamson Index in 2011 increased significantly compared to that of in 2006. In contrast the Theil Index show the decreasing trend of income inequality eventhough there was slight increase at the end of period 2011.The results from the Klassen typology shows that most of region is classified as a higher growth but low income level of development.

Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketimpangan pendapatan di Indonesia 2006-2011 dan melihat apakah selama periode tersebut terjadi peningkatan ketimpangan yang signifikan. Selain itu juga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola/klasifikasi daerah yang didasarkan pada pertumbuhan ekonominya. Metode perhitungan untuk analisis ketimpangan adalah Indeks ketimpangan Williamson dan Indeks ketimpangan Entropi Theil, sedangkan perkembangan distribusi pendapatan dengan Paired Sample T-Test. Analisis pola pertumbuhan menggunakan teknik Tipologi Klassen.Data penelitian meliputi jumlah penduduk Indonesia dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita per provinsi. Menurut hasil perhitungan Indeks Williamson, selama periode penelitian tingkat ketimpangan pendapatan di Indonesia menunjukkan pergerakan yang meningkat dengan nilai pada tahun 2011 sebesar 0,83. Berdasarkan uji paired t-Test ditemukan hasil bahwa terdapat ketimpangan pendapatan yang signifikan pada 2011 dibandingkan dengan 2006. Sedangkan hasil dari Indeks Theil didapatkan tingkat ketimpangan di Indonesia selama periode penelitian cenderung menurun dengan nilai sebesar 0,34 pada tahun 2011 meskipun meningkat pada akhir periode. Hasil dari tipologi Klassen menunjukkan bahwa kecenderungan provinsi berada pada kategori daerah maju tapi tertekan.


Keywords


income inequality; Williamson Index; Theil Entrophy Index; Klassen Typology

Full Text:

PDF

References


Arsyad, Lincolin. (2010). Ekonomi Pembangunan (Edisi 5). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Badan Pusat Statistik. (2007). Statistik Indonesia. Jakarta : BPS

Basri, Faisal., dan Haris Munandar. (2009). Lanskap Ekonomi Indonesia: Kajian dan Renungan Terhadap Masalah-masalah Struktural, Transformasi Baru dan Prospek Perekonomian Indonesia. Jakarta: Kencana.

Blartman, Christopher., Jason Hwang., and Jeffrey Gale Williamson. (2007) Winners and Losser in the Commodity Lottery the Impact of Trade Growth and Volatility in the Periphery 1870-1939. Journal of Development Economics 82 (2007) 156 179

Chambers, Dustin. (2007). Trading places: Does past growth impact inequality?. Journal of Development Economics. 82 (2007) 257 266

Dellis, Arman., Roesmeli., dan Novita Sari. (n.d). Analisis Ketimpangan Pendapatan Antar Wilayah di Indonesia Periode 1990-2008. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. 4. website: http://www.scribd.com/doc/81563119/Indonesia-Jurnal.

Gemmell, Norman. (1992). Ilmu Ekonomi Pembangunan, Beberapa Survei. Jakarta: Pustaka LP3ES.

Gunther, Isabel .,and Michael Grimm. (2007). Measuring pro-poor growth when relative prices shift, Journall of Development Economics 82 (2007) 245 256

Juri, Mat. (2012). Analisis Konstribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda. Jurnal Eksis, 8(1), 2020-2031.

Kuncoro, Mudrajad. (2001). Metode Kuantitatif: Teori Dan Aplikasi Untuk Bisnis Dan Ekonomi (Edisi 1). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Kuncoro, Mudrajad. (2006). Ekonomika Pembangunan: Teori, Masalah dan Kebijakan (Edisi 4). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Nasution, Mah. (2011). Analisis Ketimpangan Pendapatan Asli Daerah Antar Kabupaten/Kota diProvinsi Sumatera Utara Tahun 2007-2009 [Inequality of Local-Owned Revenue of Municialities in North Sumatera].Unpublished Undergraduate Thesis. Undergraduate Program. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.

Pujiati, Amin. (2009). Analisis Kawasan Andalan di Jawa Tengah. Jurnal Aset, Vol. 11 No. 2, halaman 117-128

Sjafrizal, Sjafrizal. (2012). Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Jakarta: Rajawali Press.

Sultan, Sultan., dan Jamzani Sodik. (2010). Analisis Ketimpangan Pendapatan Regional di DIY-Jawa Tengah Serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Periode (2000-2004). Buletin Ekonomi, 8(1), 33-44

Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah, Jakarta.

Widiyati, Sri. (2011). Pengembangan Ekonomi Kabupaten Semarang Melalui Wilayah Andalan. Jurnal Orbith Vol. 7 No. 1, halaman 1-5

Widodo, Tri. (2006). Perencanaan Pembangunan: Aplikasi Komputer (Era Otonomi Daerah). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.




DOI: https://doi.org/10.15294/jejak.v6i2.3888

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.