KINERJA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2010-2012

Karsinah Karsinah, Ardias Rifki Khaerun Cahya

Abstract


This is a study of Islamic bank performance in Indonesia. The objects of research are 11 Islamic Banks in Indonesia from 2010 until 2012. They are BMI, BSM, Bank Syariah Mega Indonesia, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Bukopin Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, and Maybank Indonesia Syariah. The variables used in this study were Deposit (I1), Assets (I2), Labor Costs (I3), Finance (O1), and Operating Income (O2). The method used in this research was Constant Return to Scale (CRS). The result of technical efficiency calculation by using DEA is 4 Islamic Banks have not been efficient; they are BRI Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, and Bank Victoria Syariah. Further, the others Islamic Banks have reached the efficiency level. Then, it can be concluded that the majority of Islamic Banks in Indonesia have been efficient from 2010 to 2012. After having the study resuts, the Islamic banks should improve the micro policies for achieving the technical efficiency accomplishment, allocate the savings input excess into the total assets input; especially the productive assets, have firmer control for preventing moral hazard; and increase the budgeting number or crea-ting innovative product and the services cost.

Penelitian ini mengenai kinerja bank syariah di Indonesia.Sampel penelitian sebanyak 11 Bank Umum Syariah yang ada di Indonesia periode tahun 2010- 2012. Bank Umum Syariah tersebut meliputi BMI, BSM, Bank Sya-riah Mega Indonesia, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Bukopin Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Maybank Indonesia Syariah. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simpanan (I1), Aset (I2), Biaya Tenaga Kerja (I3), Pembiayaan (O1), dan Pendapatan Operasional (O2). Metode yang dogunakan dalam penelitian ini adalah metode Constant Return to Scale (CRS). Hasil dari perhitungan efisiensi teknik dengan menggunakan DEA dari kinerja 11 bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia pada tahun 2010-2012 terdapat 4 BUS yang belum efisien. Adapun Bank Umum Syariah yang belum efisien adalah BRI Syariah, BCA Syariah, Bank Panin Syariah, dan Bank Victoria Syariah. Sementara 7 Bank Umum Syariah lainnya telah mencapai tingkat efisiensi. Dapat dikatakan mayoritas Bank Umum Syariah di Indonesia mengalami efisiensi dari tahun 2010-2012. Saran yang diberikan yaitu perbaikan kebijakan mikro untuk pencapaian efisiensi, mengalokasikan kelebihan input simpanan ke bagian input aset total khususnya aset yang bersifat produktif, mempunyai pengawasan yang lebih ketat (pencegah terjadinya moral hazard), meningkatkan jumlah pembiayaan (inovasi produk) dan biaya pelayanan jasa.


Keywords


eficiency; performance; sharia;deposit

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15294/jejak.v7i2.3897

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.