Analisis perubahan kedalaman bidang batas dengan metode power spektrum data gravity

Rina Dwi Indriana

Abstract


Aktivitas bawah permukaan merupakan salah satu bagian penting pada proses pembentukan muka bumi. Dengan mengetahui model dan struktur bawah permukaan dapat diamati bagaimana bumi berdinamika. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan bidang batas pada 2 periode pengukuran. Data penelitian yang digunakan terdiri data sekunder gravitasi yang terdiri data medan gravitasi periode 1 dan 2 di lokasi yang sama, data topografi, GPS, pasut dll. Data tersebut digunakan untuk memperoleh anomali gravitasi Bouguer lengkap. Pemprosesan data menggunakan beberapa perangkat lunak seperti Geosoft, xcel dan pemprograman komputasi power spectrum menggunakan Matlab. Hasil penelitian adalah nilai dan grafik power spectrum 2 periode. Periode 2 menghasilkan nilai kedalaman bidang batas dengan rata rata 6928,712 m untuk arah SN dan 8248,644 m untuk yang berarah EW. Rata rata kedalaman lintasan EW lebih dalam dari pada yang berarah SN. Data periode 1 mempunyai nilai kedalaman yang lebih dangkal dibandingan dengan lintasan yang sama Data periode 2. Perubahan nilai kedalaman sebesar 1300 m s.d. 2000 m kemungkinan disebabkan oleh adanya aktivitas bawah permukaan yang terjadi diantara 2 periode tersebut dengan dugaan adanya massa yang berkurang dan dapat pula di duga sebagai perubahan jenis massa.


Keywords


Bidang batas, graviti, bawah permukaan

Full Text:

XML

References


Blakely, R. J., 1995, Potential Theory in Gravity and Magnetic Applications, Cambridge University Press, USA

Direktorat Jendral Geologi dan Sumber Daya Mineral, 1998 2000, Laporan Kegiatan Gunung Merapi

Direktorat Jendral Geologi dan Sumber Daya Mineral, 2001, Laporan Kegiatan Gunung Merapi Tahun 2001

La Fehr, 2012, Fundamental of Gravity Exploration, Geophysical Monogram Series,

Li Xiong, Gotze H.J., 2001, Ellipsoid, Geoid, Geodesy, Gravity and Geophysics, Geophysics.

Mller, M., Hrdt, A., and Neubauer, F.M., 2000, A LOTEM survei on Mt. Merapi 1998- first in sights into 3D resistivity structure, In : 2. Merapi-Galeras Workschop, Nov., 10, 1999 in Hannover, Deutsche Geophys. Gesellsch., Sonderband IV/ 2000, (eds.:Buttkus, B., Greinwald, S., Ostwald, J.), 43-47.

Mller A, Haak V, 2004, 3-D modeling of the deep electrical conductivity of Merapi volcano (Central Java): integrating magnetotellurics, induction vectors and the effects of steep topography. J Volcanol Geotherm Res 138: 205222

Setiawan, A., 2002, Modeling of Gravity Changes on Merapi Volcano: Observed between19972000, Thesis, Darmstadt: Technischen Universitt Darmstadt

Subandriyo, 2011, BPPTK Belum Bisa Prediksi Letusan Merapi Mendatang, http://www.detiknews.com. diakses 3 Juni 2014.

Telford, W.M. et al, 1982. Applied Geophysics. Cambridge University Press Cambridge




DOI: https://doi.org/10.15294/jf.v7i1.13366

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License. View My Stats