Problem-Solving Ability of Science Students in Optical Wave Courses

T. Nurita, P. W. Hastuti, D. A. P. Sari

Abstract

Optical wave courses at the Department of Science discuss waves and optics. The purpose of this study is to describe the problem-solving ability of students in optical wave courses. The method used is quantitative descriptive with one group pre-test post-test design. Method of data collection involves a test given to students before and after the student worksheet was provided in the course of optical waves. This study showed an increase in scores experienced by as many as 15 students. This shows that the problem-solving ability of students has increased.

Keywords

problem-solving ability; waves and optics; student worksheet

Full Text:

PDF

References

Arimbawa, P., Sadia, I. W., & Tika, I. N. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah IPA Seharihari Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa. E-journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 3(1), 12-17.

Carson, J. (2007). A Problem with Problem Solving: Teaching Thinking without Teaching Knowledge. The mathematics educator, 17(2), 7-14.

Fakhriyah, F. (2014). Penerapan Problem Based Learning dalam Upaya Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 3(1), 17-25.

Gagne, R. (1985). The Conditions of Learning (4th ed.). New York: Holt, Rinehart & Winston.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement Versus Traditional Methods: A Six-thousand-student Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics Courses. American journal of Physics, 66(1), 64-74.

Herawati, O. D. P., Siroj, R. A., & Basir, M. D. (2010). Pengaruh Pembelajaran Problem Posing terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 6 Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 70-80.

Hertiavi, M. A., Langlang, H., & Khanafiyah, S. (2010). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 6(1), 5-12.

Mason, A., & Singh, C. (2011). Assessing Expertise in Introductory Physics Using Categorization Task. Physical Review Special Topics-Physics Education Research, 7(2), 20-27.

Nursalim. (2007). Psikologi Pendidikan. Surabaya: UNESA University Press.

Prastowo, A. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif: dalam Perpektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta: Arruzz Media.

Rahayu, P., Mulyani, S., & Miswadi, S. S. (2012). Pengembangan Pembelajaran IPA Terpadu dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Base melalui Lesson Study. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(1), 63-70.

Riduwan. (2010). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfa Beta.

Seluk, G. S., C?aliskan, S., & Erol, M. (2008). The Effects of Problem Solving Instruction on Physics Achievement, Problem Solving Performance and Strategy Use. Latin American Journal of Physics Education, 2(3), 151-166.

Sudirman. (2000). Ilmu Pendidikan. Bandung: Remaja Karya

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sujarwanto, E., & Hidayat, A. (2014). Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika pada Modelling Instruction pada Siswa SMA Kelas XI. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 3(1), 12-16.

Susilo, A. B. (2012). Pengembangan Model Pembelajaran IPA Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Berpikir Kritis Siswa SMP. Journal of Primary Education, 1(1), 7-13.

Wasis, S. & Y. Irianto. (2008). Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Wenno, I. H. (2010). Pengembangan Model Modul IPA Berbasis Problem Solving Method Berdasarkan Karakteristik Siswa dalam Pembelajaran di SMP/MTs. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 2(2), 6-12.

Widodo, T., & Kadarwati, S. (2013). Higher Order Thinking Berbasis Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Berorientasi Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 5(1), 7-14.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.