PENYULUHAN GIZI DENGAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG KEAMANAN MAKANAN JAJANAN

Khairuna Hamida, Siti Zulaekah, Mutalazimah -

Abstract

Survei pendahuluan di SD Muhammadiyah 2 Kauman Surakarta menunjukkan tingkat pengetahuan siswa tentang keamanan makanan jajanan di sekolah masih rendah, yaitu 55%. Perlu strategi yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang keamanan makanan jajanan sekolah. Permasalahan penelitian adalah bagaimana perbedaan pengetahuan siswa tentang keamanan makanan jajanan di sekolah setelah diberikan penyuluhan dengan media komik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan siswa tentang keamanan makanan jajanan di sekolah setelah diberikan perlakuan menggunakan strategi yang berbeda. Metode penelitian ini adalah pengembangan, jenis penelitian eksperimen semu dengan menggunakan pretest dan posttest dengan kelompok kontrol. Sampel berjumlah 70 berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Uji statistik menggunakan Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan (p=0,0001) artinya ada pengaruh setelah intervensi. Perbedaan peningkatan pengetahuan antar kelompok menghasilkan p= 0,0001 berarti ada perbedaan antar kelompok, di mana kelompok dengan media komik memiliki peningkatan pengetahuan yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok tanpa media komik. Simpulan penelitian adalah peningkatan pengetahuan dengan media komik lebih efektif daripada tanpa media komik.

Preliminary survey in Kauman elementary school Muhammadiyah 2 Surakarta showed the level of students knowledge about street food safety was still low (55%). Need strategy to improve students knowledge of food safety school snacks. Research problem was how difference in students knowledge of food safety after giving information with comics medium. Research purpose was to determine differences in students knowledge of food safety after given treatment using different strategies. Research method was development by quasi experimental study using pretest-posttest control group. The samples in this study were 70 samples, based on inclusion and exclusion criteria. The statistical test used Wilcoxon and Mann Whitney. The result showed there was in knowledge increase (p=0.0001), intervention effect. The difference increased knowledge among groups p = 0.0001, it means there was difference between the groups, group with comics medium better than group without comics. Research conclusion, knowledge improvement with comic medium was more effective than no comics medium.

Keywords

Full Text:

PDF

References

BPOM. 2009. Sistem Keamanan Pangan Terpadu Jajanan Anak Sekolah. http://bpom.go.id. Diakses tanggal 6 April 2010

Nova. 2007. Efektivitas Pembelajaran Biologi Menggunakan Media Komik Pada Materi Pokok Perencanaan Lingkungan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta

Rahmad. 2008. Perbedaan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Ekonomi Antara Yang Menggunakan Media Visual OHP Dengan Yang Tidak Menggunakan Media Visual OHP Pada Siswa Kelas X Semester 1 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun Ajaran 2007/2008. Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Sutardji., M. Azinar. 2007. Tingkat Konsumsi Energi dan Konsumsi Protein serta Hubungannya dengan Status Gizi Anak Asuh Usia 10-18 Tahun (Studi pada Penyelenggaraan Makanan di Panti Asuhan Pamardi Putra Kabupaten Demak). Jurnal Kemas, 2(2):168-173

Refbacks

  • There are currently no refbacks.