PENYULUHAN HYGIENE SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN, SERTA KUALITAS MAKANAN YANG DIJAJAKAN PEDAGANG DI LINGKUNGAN SDN KOTA SAMARINDA

Riyan Ningsih

Abstract

Makanan merupakan kebutuhan mendasar bagi hidup manusia. Kasus keracunan makanan dan penyakit infeksi karena makanan cenderung meningkat. Anak-anak sering menjadi korban penyakit tersebut. Salah satu penyebabnya adalah karena tidak memperhatikan kebersihan perorangan dan lingkungannya dalam proses pengelolaan makanan. Tujuan Penelitian ini menganalisis tingkat pengetahuan, praktik hygiene sanitasi makanan dan minuman sebelum dan sesudah diberi penyuluhan dan mengetahui kualitas makanan secara mikrobiologis. Jenis penelitian pre eksperimen the one group pre tes - post test design. Populasinya adalah seluruh pedagang makanan yang menjajakan makanannya sebanyak 24 orang. Teknik samplingnya total sampling. Pengambilan data dengan wawancara dan observasi menggunakan kuesioner serta pemeriksaan makanan secara mikrobiologis. Analisis data yang digunakan dengan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki 58,3% dengan tingkat pendidikan SMA 33,3%. Fasilitas sanitasi di sekitar tempat berdagang sebagian besar memenuhi syarat. Ada perbedaan pengetahuan, praktik hygiene sanitasi makanan dan minuman sebelum dan sesudah penyuluhan (p<?), Tidak ada hubungan antara pengetahuan, praktik hygiene dengan kualitas makanan secara mikrobiologis sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil pemeriksaan laboratorium ada bakteri E. coli sebanyak 4,17%.

Food is a basic necessity for human life . Cases of food poisoning and infectious diseases because the food is likely to increase . Children often become victims of the disease . One reason is because they do not pay attention to personal hygiene and the environment in the process of food management . This study analyzes the level of objective knowledge , sanitary hygiene practices of food and drinks before and after are educated and know the quality of the food is microbiologically. The pre- experimental type of research one group pre test - post test design . Its population is around the food vendors peddling food as many as 24 people . Total sampling techniques sampling . Intake interview and observation data by using questionnaires and microbiological examination of foods . Analysis of the data used by univariate and bivariate . The results showed the majority of respondents male sex 58.3 % to 33.3 % high school education level . Sanitation facilities in nearby trade most qualified . There are differences in knowledge , food sanitation and hygiene practices drinks before and after counseling ( P < ? ) , There is no corellation between knowledge , hygiene practices with the microbiological quality of food before and after counseling. laboratory test results bacteria E. coli as much as 4.17 % .

Keywords

Conselling Hygiene; Sanitation food and drink; Knowledge; E.coli

Full Text:

PDF

References

Agustin, T. E. 2008. Higiene Sanitasi dan E. Coli pada Nasi Tempe Penyet : Suatu Studi pada Pedagang Kaki Lima di Karangmenjangan Surabaya. Surabaya, Undergraduate Thesis Airlangga University

Agustina, F., Pambayun, R., Febry,F. 2009. Higiene dan Sanitasi Pada Pedagang Makanan Jajanan Tradisional di Lingkungan Sekolah Dasar di Kelurahan Demang Lebar Daun Palembang ( on line) dari http://uppm.fkm.unsri.ac.id ( 15 Juli 2012)

Aminah,S., Hidayah, N., 2004. Pengetahuan Keamanan Pangan Penjual Makanan Jajanan di Lingkungan Sekolah Kelurahan Wonodri Kecamatan Semarang Selatan. Jurnal Litbang Universitas Muhammadiyah Semarang (on line)

BPOM. 2011. Laporan Tahunan. 2011. Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Kota Samarinda.

Dinas Kesehatan Kota. 2011. Data Surveilance Penyakit Potensial Wabah, Dinas Kesehatan Kota Samarinda

Djaja, I Made. 2008, Kontaminasi E.Coli Pada Makanan Dari Tiga Jenis Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) di Jakarta Selatan 2003. Makara Kesehatan 12 (1): 36- 41.

Dewi Susana, Budi Hartono. 2003. Pemantauan Kualitas Makanan Ketoprak dan Gado-Gado Di Lingkungan Kampus UI Depok, Melalui Pemeriksaan Bakteriologis. Jurnal Makara, Seri Kesehatan, 7 (1): 56-64

Gusman, 2007. Sikap dan Perilaku Penanggung Jawab Jasa Boga Kaitannya dengan Kondisi Hygiene Sanitasi Jasa Boga di Kota Yogyakarta. Jurnal JIK , 1 (4): 126-171

I Nengah Sujaya dkk. 2009. Pembinaan Pedagang Makanan Kaki Lima untuk Meningkatkan Higiene dan Sanitasi Pengolahan dan Penyediaan Makanan di desa Penatih, Denpasar Timur. PS.IKM Universitas Udayana

Musfiroh.M dkk. 2014. Penyulha Terhadap Sikap Ibu Dalam Memberikan Toilet Training Pada Anak. Kemas, 9 (2): 157-166

Zulaekah Siti. 2012. Pendidikan Gizi Dengan Media Booklet Terhadap penegatuhan Gizi. Kemas, 7 (2): 102-107.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.