EKSTRAK DAUN KEJIBELING MENINGKATKAN FAGOSITOSIS DAN ROI MAKROFAG PADA MENCIT DIINFEKSI Staphylococcus aureus

Annaas Budi Setyawan, Endang Sri Lestari, Winarto Winarto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek ekstrak daun kejibeling  terhadap peningkatan aktifitas fagositosis makrofag dan produksi ROI makrofag  pada mencit yang di infeksi bakteri S.aureus. Mencit dibagi menjadi empat kelompok. Kontrol (K), mencit diinfeksi bakteri S.aureus. Kelompok perlakuan (P1,P2,P3), mencit diinfeksi bakteri S.aureus kemudian diberi ekstrak daun kejibeling  dengan dosis bertingkat 150;300;600 mg/kg BB. Pemberian ekstrak daun kejibeling dilakukan selama delapan hari dan injeksi bakteri S.aureus dilakukan pada hari pertama dengan konsentrasi 108 cfu sebanyak 0,2 mL secara intraperitoneal. Penilaian aktifitas fagositosis makrofag dilakukan uji hipotesis Annova dilanjutkan analisis Post Hoc dengan uji LDS. Dan penilaian produksi ROI makrofag dilakukan uji hipotesis Kruskal wallis dilanjutkan analisis Post Hoc dengan uji Mann whitney U. Kedua uji hipotesis didapatkan p<0,05. Aktivitas fagositosis makrofag pada uji post hoc dengan uji LSD terdapat perbedaan bermakna kelompok kontrol (K) dengan perlakuan (P1,P2,P3) sedangkan kelompok perlakuan yang didapatkan perbedaan tidak bermakna yaitu; P1 dengan P3(p=0,150) dan P2 dengan P3(p=0,646). Produksi ROI makrofag pada uji Post Hoc dengan Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok dengan nilai p<0,05. Ekstrak daun kejibeling dosis 150 mg/kg BB secara bermakna meningkatkan fagositosis makrofag dan produksi ROI.


Keywords


Ekstrak daun kejibeling, Fagositosis makrofag, ROI makrofag

Full Text:

Fulltext PDF

References


Klein, E., D. L. Smith, and Laxminarayan. Hospitalizations and deaths caused by methicillin-Resistant Staphylococcus aureus, United States, 1999–2005. Emerg Infect Dis. 13(12): 1840–6.

Rr. Sulistiyaningsih. Uji Kepekaan Beberapa Sediaan Antiseptik Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Dan Staphylococcus aureus Resisten Metisilin (MRSA). LPM. Fakultas Farmasi. Universitas Padjajaran.2010

Wahid, M. H. MRSA Update: Diagnosis dan tatalaksana. 4th Symposium of Indonesia Antimicrobial Resistence Watch (IARW). Dalam: Andra. Jakarta, 29 Juni-1 Juli 2007. Jakarta: Farmacia. hal 64.

Christian, K., William, L. Staphylococcus aureus new evidence for intracellular persistence. Trends in Microbiology. 2008.Volume 17, Issue 2, 59-65.

Baratawidjaja KG. Imunologi Dasar. Edisi 8. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas kedokteran Universitas Indonesia; 2009

Subowo. Imunobiologi. Edisi 2. Jakarta: Penerbit Sagung Seto; 2009

Agoes A. Tanaman Obat Indonesia. Edisi 2. Jakarta: Penerbit Salemba Medika; 2010

Nurraihana, H. and Norfarizan-Hanoon, N. A. 2013. Phytochemistry, pharmacology and toxicology properties of Strobilanthes crispus. International Food Research Journal 2013. 20(5): 2045-2056

Muskhazli M, Dirnahayu M., Nor Azwady A.A., Nurhafiza Y., Nor Dalilah E.and Che Ku Nurshaira C.K.N. Antibacterial Activity of Methanolic Crude Extracts from Selected Plant Against Bacillus cereus. Pertanika J. Trop. Agric. Sci 2009. 32 (2): 175 – 183

Ida T. Vaksinasi BCG Meningkatkan Aktivitas Fagositosis dan Sekresi Reactive Oxygen Intermediate (ROI) Pada Makrofag Peritoneum Kucing Yang Diinfeksi Dengan Mycobacterium tuberculosis. Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol. XXI, No. 2, Agustus 2005

Dia.F, S.Rahayu, M.Rifai’i, Peran Senyawa Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) Terhadap Eekspresi CD62L pada Limpa Mencit yang Diberi Paparan Staphylococcus aureus. El-Hayah Vol. 3, No.2 Maret 2013

Surati. Pengaruh ekstrak daun salam terhadap Kemampuan Fagositosis Makrofag dan Produksi Nitrit Oxide pada Mencit BALB/c yang Diinfeksi Salmonella typhimurrium. Tesis Magister Ilmu Biomedik Universitas Diponegoro, Semarang 2012

Z. Mufidah, Sri. R, M. Rifa’i. Aktivitas Imunomodulator ekstrak buah mengkudu pada mencit yang diinfeksi Stphylococcus aureus. Jurnal Veteriner, Desember 2013;Vol. 14 No.4:501-510

Lusiana B. Pengaruh Pemberian Ekstrak Umbi Daun Dewa (Gynura pseudochina) Terhadap Aktivitas Fagositosis Makrofag Mencit C3H Yang Diinokulasi Sel Adekarsinoma Mamma. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang. 2006

Suharni. Pengaruh Teh Hijau terhadap Kemampuan Fagositosis Makrofag dan Produksi ROI pada Mencit BALB/c yang Diinfeksi Salmonella typhimurrium. Tesis Magister Ilmu Biomedik Universitas Diponegoro, Semarang 2009

Spranger M, Kiprianova I, Krempien S, Schwab S. Reoxygenation Increases the Release of Reactive Oxygen Intermediates in Murine Microglia. J. Cereb Blood Flow Metab 1998; 18(6); p670-674

Nathan C, Shiloh MU. Reactive Oxygen and Nitrogen Intermediates in the relationship between mammalian host and microbial pathogens. PNAS 2000; 97 (16); p8841-48




DOI: https://doi.org/10.15294/kemas.v11i2.3712

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.