Pengaruh Media Massa terhadap Proses Peradilan Pidana dalam Kasus Pencurian Kakao oleh Minah

Kurniawan Akbar(1),


(1) Gedung C-4, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229

Abstract

Di dalam upaya penegakan hukum, media massa memiliki pengaruh yang cukup penting melalui pemberitaannya kepada masyarakat terhadap suatu perkara. Media massa mampu menciptakan suatu opini publik dalam masyarakat terhadap suatu perkara hukum dengan informasi dan berita yang disampaikannya.  Melalui opini publik yang dibangun dalam masyarakat, media massa melakukan fungsi kontrol terhadap proses peradilan atas suatu perkara hukum, tidak terkecuali dalam perkara pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media massa pada proses peradilan pidana dalam kasus pencurian kakao oleh Minah. Data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Adapun analisis yang digunakan menggunakan pendekatan yuridis-empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa opini publik terhadap perkara pencurian 3 (tiga) kilogram kakao merupakan salah satu contoh dari fungsi kontrol yang dijalankan oleh media massa, dalam hal ini media massa menyoroti proses peradilan pidana yang tidak berkeadilan bagi Minah. Pengaruh media massa tersebut tampak di dalam proses persidangan terhadap terdakwa Minah oleh majelis hakim pada acara sidang III, yaitu dalam hal pertimbangan putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim terhadap terdakwa.

In law enforcement, the media has a significant impact to the community through the preaching of a case. The mass media are able to create a public opinion on a matter of law with which it conveys information and news. Through public opinion in society, mass media perform the control functions of the judicial process of a lawsuit, not the exception in criminal cases. This study aims to analyze the influence of mass media on criminal justice processes in cases of theft of cocoa by Minah. The data used are the primary and secondary. The analysis used juridical-empirical approach. These results indicate that public opinion against theft case 3 (three) pounds of cocoa is one example of a control function that is run by the mass media. Mass media in this case highlights the criminal justice process is not fair for Minah. The influence of mass media appear in the proceedings against the defendant Minah by the panel of judges at the trial III, namely in terms of consideration of the verdict handed down by the judge against the defendant.

Keywords

Mass Media Influence; Criminal Justice Process; Theft Cocoa Minah.

Full Text:

PDF

References

Ali, Z. 2010. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika

Anwar, Y dan Adang. 2011. Sistem Peradilan Pidana: Konsep, Komponen, & Pelaksanaannya dalam Penegakan Hukum di Indonesia. Bandung: Widya Padjadjaran

Hamzah, A. 2006. Hukum Acara Pidana Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika

Miles, M. B dan Huberman, A.M.1992. Analisis Data Kualitatif. Translated by Rohini, T.R. 2009. Jakarta: UI-Press

Moleong, L. J. 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Sudarto. 1990. Hukum Pidana I. Semarang: Yayasan Sudarto

Susanto, E, dkk. 2010. Hukum Pers Di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta

Tahir, H. 2010. Proses Hukum yang Adil Dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo

Tim Pusat Bahasa Depdiknas. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi III. Jakarta: Balai Pustaka

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan Dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat Dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.