Abstract

Latar belakang : Diabetes Melitus (DM) tipe II  merupakan gangguan penyakit metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi  cukup insulin  atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif, jika tidak diobati  dan menerapkan perilaku sehat dapat dapat menyebabkan komplikasi salah satunya ganggren. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku sehat  pasien DM Tipe II setelah mengalami komplikasi ganggren dalam melakukan perawatan untuk mencegah keparahan di Puskesmas Halmahera Kota Semarang. Metode : Jenis rancangan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif  menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara terstruktur dan observasi. Informan berjumlah 6 orang (3 informan utama, 3 informan triangulasi) yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dengan model Miles dan Huberment yang terdiri dari pengumpulan data, analisis data, reduksi data, verifikasi data, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil : Analisis perilaku sehat pasien DM Tipe II yang mengalami ganggren (mengatur pola makan,aktivitas fisik, menghentikan konsumsi alkohol dan rokok, melakukan pengobatan, perawatan luka, dan check up ) dengan menggunakan Teori Transtheoretical Model. Kesimpulan : hanya sebagian kecil dari pasien DM Tipe II dengan ganggren di Puskemas Halmahera yang dapat menerapkan dan mempertahankan perilaku sehat sampai tahap terminasi.