Abstract

Latar belakang : Vision Council melakukan survei terhadap 9.749 orang Amerika, menemukan bahwa lebih dari 60% orang dewasa berusia antara 20-50 tahun pernah mengalami gejala CVS, hampir 60 juta orang yang mengalami CVS. CVS dapat mengganggu produktivitas, kebugaran umum, dan kesehatan mental. Faktor risiko CVS meliputi faktor individu, lingkungan, dan komputer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan subjektif Computer Vision Syndrome pada pegawai Diskominfo Kota Semarang.


Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan metode purposice sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji chi square.


Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan variabel yang berhubungan dengan keluhan subjektif CVS adalah jenis kelamin (p=0,034), lama bekerja di depan komputer (p=0,023), lama istirahat (p=0,010), penerangan lokal (p=0,004), dan jarak penglihatan (p=0,012).


Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Computer Vision Syndrome pada pegawai komputer di Diskominfo Kota Semarang adalah jenis kelamin (perempuan, sebanyak 95%), lama bekerja di depan komputer (rata-rata 4,5 jam), lama istirahat setelah penggunaan komputer (rata-rata 7 menit), penerangan lokal (rata-rata 245,9 lux), dan jarak penglihatan ke monitor komputer (rata-rata 48,3 cm). Maka perlu disarankan adanya pencegahan preventif terhadap keluhan CVS.