Analisis Kesiapan Guru IPS Di SMP Se-Kecamatan Bawang Banjarnegara Dalam Mendukung Implementasi Kurikulum 2013

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Aisyah Nur Sayidatun Nisa

Abstract

As a profession, teachers are required to have pedagogic competence, personal competence, social competence and professional competence. Curriculum 2013 is a new curriculum implemented in Indonesia so requires teachers to be ready in implementation. This study aims to determine the readiness of Social Studies teachers at Junior High School in the District of Bawang Banjarnegara in supporting the implementation of the curriculum of 2013. The research is a qualitative descriptive study. The technique of collecting data using interviews, questionnaires, documentation and field notes. Subjects in this study is social studies teacher at Junior High School in the District of Bawang Banjarnegara. Analysis of data using qualitative data analysis with interactive analysis design. The research proves that the readiness of social studies teacher at junior high school in the districts of Bawang Banjarnegara not maximized, ie the category is quite ready, even though they had tried to keep implementing the curriculum 2013.


Sebagai sebuah profesi, guru dituntut memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan professional. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang baru diterapkan di Indonesia sehingga menuntut guru untuk siap dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru mata pelajaran IPS di SMP Se-Kecamatan Bawang Banjarnegara dalam mendukung implementasi kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuisioner/angket, dokumentasi dan catatan lapangan. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru mata pelajaran IPS di SMP Se-Kecamatan Bawang Banjarnegara. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dengan desain análisis interaktif. Hasil penelitian membuktikan bahwa kesiapan guru IPS SMPN se-kecamatan Bawang Banjarnegara belum maksimal, yaitu dalam kategori cukup siap, walau sudah berusaha untuk tetap mengimplementasikan kurikulum 2013.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##