Teknik Scrambel Dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Jepang Mahasiswa Akpar BSI Bandung

  • Willma Fauzzia Mrs

Abstract

Abstract

_____________________________________________________________

At present there are many teaching techniques derived from games which are then applied in the field of teaching, one of which is the Scrambel technique. Through this game the students compete to compile the vocabulary of the letters that have been randomized. This study uses a type of quasi-experimental research. The research design used in this study was "One Groups Pretest-Posttest Design", namely the design of the study that had a pretest before being treated and posttest after being treated. But after using the Scrambel technique in the experimental class, the post test results were different. Based on the results of t-paired calculations obtained data results from t arithmetic = 0.002. Whereas for sig. t paired for N = 13 and degrees of freedom (db) N-1 = 12 is 0.05. That means that the results of t count are smaller than sig. t paired. Based on the results of these data, it can be concluded that the Scrambel technique is proven to improve mastery of Japanese vocabulary in 5th semester students of BSI Akpar Bandung. From these results it can be seen that the Scrambel technique can improve mastery of Japanese vocabulary so that it can be used as an alternative to vocabulary learning.

 

Abstrak

___________________________________________________________________

Saat ini banyak sekali teknik-teknik mengajar yang berasal dari permainan-permainan yang kemudian diterapkan dalam bidang pengajaran, salah satunya yaitu teknik Scrambel. Melalui permainan ini para mahasiswa berlomba untuk menyusun kosakata dari huruf-huruf yang telah diacak susunannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “One Groups Pretest-Posttest Design”, yaitu desain penelitian yang terdapat pretest sebelum diberi perlakuan dan posttest setelah diberi perlakuan. Tetapi setelah menggunakan teknik Scrambel pada kelas eksperimen, hasil post test menjadi berbeda. Berdasarkan hasil perhitungan t-paired diperoleh data hasil dari t hitung = 0,002. Sedangkan untuk sig. t paired untuk N = 13 dan derajat kebebasan (db) N-1 = 12 adalah 0,05. Hal itu berarti bahwa hasil dari t hitung lebih kecil daripada sig. t paired. Berdasarkan hasil data tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknik Scrambel terbukti dapat meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang mahasiswa semester 5 Akpar BSI Bandung. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa teknik Scrambel dapat meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran kosakata.

Published
2019-03-12