Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi dan menganalisis (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) evaluasi, dan (4) pelaporan supervisi manajerial oleh pengawas SMK di Kabupaten Manggarai Barat, serta (5) faktor-faktor penghambat pelaksanaan supervisi manajerial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif dalam analisis data menurut Miles and Huberman.           Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan supervisi manajerial  belum sesuai dengan prosedur yang ditentukan, (2) pelaksanaan supervisi manajerial mencakup pemantauan SNP, pembinaan kompetensi kepala sekolah dan penilaian kinerja kepala sekolah tidak dilakukan secara optimal; (3) evaluasi pelaksanaan supervisi manajerial tidak diikuti dengan kegiatan tindak lanjut, dan (4) laporan supervisi manajerial tidak memuat secara rinci hasil supervisi.  (5) Faktor-faktor penghambat pelaksanaan supervisi adalah (1) UJT (Uang Jalan Tetap) pengawas sekolah tidak cukup, (2) kondisi geografis, (3) rendahnya respons sekolah terhadap tugas pengawas sekolah, (4) kurangnya dukungan dari dinas pendidikan, (5) intervensi politik dalam pendidikan, dan (6) kompetensi pengawas sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut, dan pelaporan supervisi tidak dilakukan secara optimal.