Lotion Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) sebagai Antibakteri

  • Ria Ajeng Putri Nur Indah Sari Universitas Negeri Semarang
  • Supartono Supartono Universitas Negeri Semarang
  • Sri Mursiti Universitas Negeri Semarang

Abstract

Daun sirsak dapat digunakan sebagai zat antibakteri. Salah satunya menghambat bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Penelitian dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun sirsak terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli serta penerapannya padalotion. Karakteristik ekstrak menggunakan spektrofotometer Ultra Violet-Visible (UV-Vis), Forier Transform Infrared (FT-IR), dan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak metanol daun sirsak menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dengan konsentrasi 25, 50, 100% sebesar 2,3; 3;3,9 mm dan kontrol negatif 2 mm, selain itu dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli sebesar 3,3; 3,3; 3,1 mm dan kontrol negatif  2 mm. Penambahan ekstrak pada lotion sebanyak 1% menghambat pertumbuhan bakteri  Bacillus subtilis dan Escherichia coli sebesar 0,7 dan 0,8 mm. Hasil UV-Vis serapan paling tinggi pada 292 nm, hasil FT-IR mengandung gugus OH, C-H alifatik, C=C aromatik, C-O alkohol, dan C-H aromatik yang diduga senyawa dihidroflavanol, dan hasil HPLC diduga adanya quercetin.

References

Biba V.S., Amily A., Remani P. 2014. Anticancer, Antioxidant, and Antimicrobial Activity of Annonaceae Family. World journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 3(3): 1595-1604.

Dewi, T.S.P. 2014. Kualitas Losion Ekstrak Kulit Buah Manggis. Skripsi, Fakultas Teknobiologi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Hikma, N. 2015. Pengaruh Perasan Daun Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli, Universitas Negeri Gorontalo : Gorontalo.

Markham, K.R. 1988. Cara Mengidentifikasi Flavonoid. Diterjemahkan oleh : Kosasih. Bandung : ITB.

Ngajow, M., Jemmy A., Vanda S. K. 2013. Pengaruh Antibakteri Ekstrak Kulit Batang Matoa (Pometia pinnata) terhadap Bakteri Staphylococcus aurus secara In vitro. Jurnal MIPA Unsrat, 2 (2) : 128-132.

Prachi, P., Saraswathy, Vora A., Savai J. 2010. In Vitro Antimicrobial Activity and Phytochemical Analysis Of The Leaves Of Annona muricata. Internatinal Journal of Pharma Research & Development, 2(3): 0974-9446.

Pratama, M.R., 2005. Pengaruh Ekstrak Serbuk Kayu Siwak (Salvadorapersica) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus Dengan Metode Difusi Agar, Skripsi. IPB. Bogor.

Pratiwi, A.E. 2015. Isolasi, Seleksi dan Uji AktivitasAntibakteri Mikroba Endofit dari Daun Tanaman Garcinia benthami Pierre Terhadap Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, Escherichia coli, Shigella dysenteriae, dan Salmonella typhimurium. Skripsi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Rajeswari V., Gajalakshmi S., Vijayalakshmi S. 2012. Phytochemical and Pharmacological properties of Annona Muricata: A review. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Science, 4(2): 3-6.

Standar Nasional Indonesia 164399. 1996. Sediaan Tabir Surya. Jakarta : Badan Standarisasi Nasional.

Published
2017-11-15
How to Cite
Sari, R., Supartono, S., & Mursiti, S. (2017). Lotion Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) sebagai Antibakteri. Indonesian Journal of Chemical Science, 6(3), 189-195. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/article/view/12234
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)