Efisiensi Penurunan Kadar Logam Berat (Cr dan Ni) dalam Limbah Elektroplating secara Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Aluminium

  • Yunan Gumara Yudhistira Universitas Negeri Semarang
  • Endang Susilaningsih
  • Nuni Widiarti

Abstract

Abstrak
Dipublikasikan Penyebab terjadinya pencemaran adalah banyaknya limbah yang dibuang tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu atau sudah diolah tetapi belum sesuai standar. Mengolah limbah hasil elektroplating agar dapat diminimalisir dampaknya terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi waktu elektrolisis, pH, dan jarak antar elektroda untuk mendapatkan kombinasi terbaik pada proses elektrokoagulasi terhadap efisiensi penyisihan logam krom dan nikel pada limbah cair industri elektroplating. Elektroda yang digunakan alumunium. Sampel dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Waktu elektrolisis optimum yang digunakan untuk mengendapkan logam krom dan nikel dalam limbah elektroplating dan limbah artificial yaitu 80 menit. Efisiensi penurunan kadar logam berat pada limbah elektroplating dan artificial pada krom sebesar 73,47% dan 60,63%, sedangkan pada logam nikel sebesar 17,04% dan 52,68%. Jarak antar elektroda optimum logam krom dan logam nikel dalam limbah elektroplating dan limbah artificial yaitu pada jarak 1 cm. Efisiensi penurunan kadar logam berat pada limbah elektroplating dan artificial pada krom sebesar 86,01% dan 84,00%, sedangkan pada logam nikel sebesar 57,64% dan 64,58%. Nilai pH optimum yang digunakan untuk mengendapkan logam krom dalam limbah elektroplating dan limbah artificial yaitu 7, sedangkan pada logam nikel limbah elektroplating yaitu pH 8, pada limbah artificial optimum pada pH 6. Efisiensi penurunan kadar logam berat pada limbah elektroplating dan artificial pada krom sebesar 99,13% dan 98,99%, sedangkan pada logam nikel sebesar 99,26% dan 99,75%..
Keywords:
Elektrokoagulasi;
limbah elektroplating;
alumunium.

Abstract
Cause of the occurrence of pollution is the amount of wastewater that thrown away without processing beforehand or already processed but not up to standard. Processing wastewater of electroplating results in order to minimize impact on the environment. The purpose this research was to know the variation time of electrolysis, pH, and distance between electrodes to get the best combination of electrocoagulation process on the removal efficiency of chromium and nickel in the electroplating wastewater industry. Electrode of this research is aluminum. Samples were analyzed using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). The optimum time of electrolysis used to precipitate chrome and nickel in electroplating wastewater and artificial wastewater which is 80 minutes. The efficiency of decreasing heavy metal content in electroplating and artificial wastewater in chromium is 73.47% and 60.63%, while nickel is 17.04% and 52.68%. The distance between optimum electrode of chromium and nickel in electroplating and artificial wastewater that is at a distance of 1 cm. The efficiency of decreasing heavy metal content in electroplating and artificial wastewater in chromium is 86.01% and 84.00%, while nickel is 57.64% and 64.58%. The optimum pH used to precipitate chromium in electroplating wastewater and artificial wastewater is 7, whereas optimum pH used to precipitate nickel in electroplating wastewater is 8, and optimum pH in artificial wastewater is 6. The efficiency of decreasing heavy metal content in electroplating and artificial wastewater in chromium is 99.13% and 98.99%, while nickel is 99.26% and 99.75%.

Published
2018-05-30
How to Cite
Yudhistira, Y., Susilaningsih, E., & Widiarti, N. (2018). Efisiensi Penurunan Kadar Logam Berat (Cr dan Ni) dalam Limbah Elektroplating secara Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Aluminium. Indonesian Journal of Chemical Science, 7(1), 28-34. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/article/view/18936
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)