Preparasi dan Karakterisasi Nanozeolit dari Zeolit Alam Gunungkidul dengan Metode Top-Down

  • Yogo Setiawan KIMIA, UNNES
  • F Widhi Mahatmanti
  • Harjono Hanis

Abstract

Zeolit merupakan material berpori yang berbentuk tetrahedral antara alumina dan silikat berhidrat. Zeolit dengan ukuran nanopartikel memiliki kemampuan yang lebih baik dan lebih efektif. Telah dilakukan penelitian pembuatan nanozeolit dari zeolit alam yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik hasil preparasi nanozeolit yang dipreparasi dari zeolit alam Gunungkidul. Zeolit yang digunakan diayak dengan ukuran 230 mesh dan diaktivasi dengan HCl 1M selama 4 jam dan dikalsinasi pada suhu 600oC selama 3 jam yang selanjutnya dilakukan milling selama 10 jam dengan metode Top-down. Hasil preparasi yang dikarakterisasi menggunakan PSA, XRD, SAA, dan SEM. Berdasarkan hasil analisis PSA diperoleh ukuran zeolit alam nanopartikel sebesar 188,3 nm. Hasil analisis XRD diperoleh jenis material ZA, ZAA, dan ZAN adalah mordenite, dan kristalinitas menurun seiring dengan proses aktivasi dan milling, sehingga pada ZAN dalam keadaan fase amorf. Ukuran kristal yang diperoleh berturut-turut yaitu 184, 165, dan 32 nm. Hasil  analisis SAA pada ZA, ZAA dan ZAN dihasilkan luas permukaan sebesar 19,3290; 18,9070; dan 18,980 m2/g dan ukuran pori 126,434; 125,813; dan 132,878 Å. Hasil morfologi SEM nanozeolit berbentuk bulat-bulat kecil yang berukuran 63,7 nm. Zeolit alam nanopartikel dengan metode Top-down memiliki karakteristik yang signifikan terhadap ukuran partikel dan tidak signifikan terhadap luas paermukaan partikel dengan efisiensi lamanya waktu milling.

Published
2018-05-30
How to Cite
Setiawan, Y., Mahatmanti, F., & Hanis, H. (2018). Preparasi dan Karakterisasi Nanozeolit dari Zeolit Alam Gunungkidul dengan Metode Top-Down. Indonesian Journal of Chemical Science, 7(1), 43-49. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/article/view/19074
Section
Articles