ANALISIS KESELAMATAN GEDUNG BARU F5 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEBAGAI UPAYA TANGGAP TERHADAP KEADAAN DARURAT

  • Evi Widowati Universitas Negeri Semarang
  • Herry Koesyanto Universitas Negeri Semarang
  • Anik Setyo Wahyuningsih Universitas Negeri Semarang
  • Sugiharto Sugiharto
Keywords: Keselamatan, gedung, darurat, safety, building, emergency

Abstract

Abstrak

 

Gedung F5 adalah gedung baru di Fakultas Ilmu Keolahragaan yang masih memiliki sarana keselamatan gedung yang sangat minim, dimana gedung ini memiliki potensi untuk terjadi kebakaran ataupun bencana alam lainnya. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan suatu rekomendasi sebagai upaya perbaikan dalam aspek keselamatan terhadap gedung baru F5 Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian deskriptif komparatif. Hasil dari 103 poin yang dibahas, sebanyak 41 poin (39,8%) terpenuhi dan sesuai dengan standar/peraturan. Sebanyak 12 poin (11,7%) terpenuhi namun belum sesuai dengan standar/peraturan dan sebanyak 50 poin (48,5%) tidak terpenuhi. Saran untuk penelitian ini antara lain yaitu memasang instalasi alarm kebakaran, titik panggil manual, hidran, sprinkler, tanda pemasangan pada setiap APAR, dan memasang kembali check sheet yang hilang. Selain itu memasang pintu darurat, tangga darurat, pencahayaan darurat, memperbaiki penunjuk arah evakuasi darurat, menambah 1 area untuk titik berkumpul, menambah 1 akses untuk jalur keluar atau memperlebar jalur akses masuk tersebut menjadi minimal 4 dan ideal 5,5 meter dan melengkapi dengan cermin cembung setiap tikungan yang ada pada akses masuk gedung F5 sebanyak 3 unit.

 

Kata Kunci : Keselamatan, gedung, darurat.

 

 

Abstract

F5 Building is a new building in the Faculty of Sport Science which still has very minimal building safety facilities.The purpose of this research is to produce a recommendation as an effort to improve the safety aspect of the new building of F5 State University of Semarang. This research used comparative descriptive research method and focus on 103 topic points of safety building. From observation and analysis, it resulted 41 points (39.8%) were met and in accordance with the standards / regulations. A total of 12 points (11.7%) are met but not in accordance with the standard / regulation and as many as 50 points (48.5%) are not met. Suggestions for this research include installing fire alarms, manual call points, hydrants, sprinklers, installation marks on each APAR, and reinstalling missing check sheets. In addition to installing emergency exits, emergency stairs, emergency lighting, fixing emergency evacuation directions, adding 1 area for the gathering point, adding 1 access to the exit or widening the access point to a minimum of 4 and ideal 5.5 meters and equipping with a convex mirror any bend that existed on the access entrance of F5 building.

 

Keywords: safety, building, emergency

References

Addawiyah, A.S & Windraswara, R. 2016. Pengembangan Risk Assessment dalam Evaluasi Manajemen Penanggulangan Kebakaran Melalui Fault Tree Analysis. Unnes Journal of Public Health, 5 (1): 36-47
Andika, P.K, Kasim, F., Hawibowo, S. 2013. Optimalisasi Proses Evakuasi dalam Menghadapi Situasi Darurat pada Gedung Grha Sabha Pramana (Studi Kasus Acara Wisuda). Teknofisika, 2 (2): 35-41
Hesna, Y., Hidayat, B., Suwanda S. 2009. Evaluasi Penerapan Sistem Keselamatan Kebakaran pada Bangunan Gedung Rumah Sakit dr. M Djamil Padang. Jurnal Rekayasa Sipil, 5 (2): 65-76
Lestari, F., Green, A.R., Chatopadyay, G., Hayes, A.J. 2006. An Alternative Method for Fire Smoke Toxicity Assessment using Human Lung Cells. Fire Safety Journal, 41 (8): 605-615
Lestari, F & Panindrus, Y.A. 2008. Audit Sarana Prasarana Pencegahan Penanggulangan dan Tanggap Darurat Kebakaran di Gedung Fakultas X Universitas Indonesia tahun 2006. Makara Teknologi, 12 (1): 55-60
NFPA. 2009. Life Safety Code Handbook Eleventh Edition. Washington DC: US NFPA (National Fire Protection Association)
Occupational Safety and Health Administration. 2001. Evacuation Elements, diakses tanggal 26 Januari 2014, (https://www.osha.gov/ SLTC/etools/ evacuation/evac.html)
Setyawan, A. 2008. Studi Eksploratif Tingkat Kesadaran Penghuni Gedung Bertingkat Terhadap Bahaya Kebakaran: Studi Kasus di Universitas Kristen Petra Surabaya. Skripsi. Surabaya: Universitas Kristen Pretra
Syafran, A., Elvi, S., Enika, R. 2014. Penerapan Sistem Manajemen Sistem Keselamatan Kebakarandi Rumah Sakit dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas tahun 2013. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5 (2): 103-111
Widyaningsih. 2006. Studi tentang Sarana dan Prasarana Pemadam Kebakaran di Rumah Sakit Umum Kardianh Kota Tegal. Skripsi. Semarang: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro
Published
2017-04-28
How to Cite
Widowati, E., Koesyanto, H., Wahyuningsih, A., & Sugiharto, S. (2017). ANALISIS KESELAMATAN GEDUNG BARU F5 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEBAGAI UPAYA TANGGAP TERHADAP KEADAAN DARURAT. Unnes Journal of Public Health, 6(2), 101-106. https://doi.org/10.15294/ujph.v6i2.13696