PETA JALAN PEMBANGUNAN KESEHATAN KABUPATEN MANGGARAI BARAT TAHUN 2016-2021

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Frans Salesman
Emanuel G. A Rahmat

Abstract

Abstrak


Pembangunan kesehatan adalah upaya meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat setiap orang mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal. Dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan kesehatan di Manggarai Barat, setiap unsur-unsur sumber daya kesehatan dan non kesehatan bekerja parsial sehingga  hasil pembangunannya belum mencapai target yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan peta jalan sebagai rujukan perencanaan dan penganggaran pembangunan kesehatan di Kabupaten Manggarai Barat selama tahun 2016 sampai tahun 2021. Desain penelitian kualitatif dan kuantitatif melalui analisis data sekunder publikasi BPS provinsi Nusa Tenggara Timur dan Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelaksanan penelitian melalui lokakarya persepsi tentang isu kesehatan, FGD penyusunan agenda kebijakan dan rekomendasi pembangunan kesehatan. Peserta FGD sebanyak 35 orang. Lama penelitian dua bulan mulai Juni-Juli 2016. Hasil dari penelitian ini adalah tersusunnya  dokumen perencanaan sebagai peta jalan pembangunan kesehatan Kabupaten Manggarai Barat 2016-2021 berbasis tujuh sub sistem kesehatan daerah sebagai penjabaran misi pembangunan kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, yakni meningkatkan layanan kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial. Peta jalan berisi strategi dan kebijakan pembangunan kesehatan disertai target sebagai indikator capaian kinerja pembangunan kesehatan di kabupaten Manggarai Barat sampai tahun 2021.


Kata kunci: Peta jalan, pembangunan kesehatan, sehat


 


Abstract


Health development is  effort to increase awareness, willingness and ability to live healthy every person realize optimal public health. In health development planning and budgeting in West Manggarai, every element of health and non-health resources works partially so that the development results have not reached the target set by the Ministry of Health Republic of Indonesia. The purpose of this research was to formulate road map as reference for health development planning and budgeting in West Manggarai District during 2016 until 2021. Research design was combined from qualitative and quantitative research through secondary data analysis of BPS publication and health profile East Nusa Tenggara Province. Conducting research through perception workshops on health issues,  FGD on policy agendas and health development recommendations. FGD participants were 35 people. Duration of two months study from June to July 2016. The drafting of planning document as road map of health development of West Manggarai District 2016-2021 based on seven sub-system of regional health  the elaboration health development mission, improving health care, education and social protection. The road map contains health development strategies and policies with targets indicator of health development performance achievements in West Manggarai District 2021.


Keywords; Road map, health development, healthy

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Salesman, F., & Rahmat, E. (2017). PETA JALAN PEMBANGUNAN KESEHATAN KABUPATEN MANGGARAI BARAT TAHUN 2016-2021. Unnes Journal of Public Health, 6(4), 266-270. https://doi.org/10.15294/ujph.v6i4.16783

References

Anwar I, Kalim N, Koblinsky M. 2009. Quality of obstetric care in public-sector facilities and constraints to implementing emergency obstetriccare services: evidence from high-and low performing districts of Bangladesh. Journal of health, population, and nutrition, 27(2): 139
Auliya, C., Handayani, O.W.K., & Budiono, I. 2015. Profil Status Gizi Balita Ditinjau dari Topografi Wilayah Tempat Tinggal. Unnes Journal of Public Health, 4 (2)
BPS Manggarai Barat. 2016. Manggarai Barat Dalam Angka 2016. Diunduh tanggal 16 Juni 2016. Tersedia di https://manggaraibaratkab.bps.go.id.
Cahyanti, A.N. & Purnama, B.E. 2012. Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Pakis Baru Nawangan. Journal Speed 4(4): 17-21.
Dewi, M., Diah, H., Anggun, R., Ahmad, Y. 2015. Analisis Pelayanan Gizi Rumah Sakit dengan Pendekatan Health Technology Assessement (HTA). Jurnal Sistem Kesehatan, 1 (2): 97-105
Dinas Kesehatan Manggarai Barat. 2016. Profil Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat 2015
Herawati, Triwahyu, Alamsyah. 2014. Metode Skrining Gizi di Rumah Sakit MST Lebih Efektif dibandingkan SGA. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28 (1)
Murti, B. 2006. Contracting Out pelayanan kesehatan sebuah alternatif solusi keterbatasan kapasitas sektor publik. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 9 (3)
Nketiah, E., Hiemenz, U. 2009. Determinants of Consumer Satisfaction of Health Care in Ghana: Does Choice of Health Care Provider Matter?. Global Journal of Health Science, 1 (2): 50-61
Wamani, H., Astrom, A.N., Peterson, S., Tumwine,J.K., Tylleskar, T. 2007. Boys are stunted than girls in sub-Saharan Africa: A Meta-Analysis of 16 demographic and health surveys. BMCPediatr, 7: 17-26