HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ALAT PELINDUNG TELINGA (EAR PLUG) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAANNYA PADA PEKERJA BAGIAN TENUN DEPARTEMEN WEAVING SL PT. DAYA MANUNGGAL

  • Bianka Beladina Fitriyani Gedung F1 Lantai 2 FIK Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
  • Anik Setyo Wahyuningsih Gedung F1 Lantai 2 FIK Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
Keywords: Ear Protective Equipment (Ear Plug), Knowledge

Abstract

Pada pertemuan konsultasi WHO-SEARO Intercountry Meeting, di Indonesia  bising  merupakan penyebab gangguan pendengaran ketiga terbanyak. Diperkirakan sedikitnya satu juta karyawan  terancam  bising  dan  akan  terus  meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Telinga (Ear Plug) pada Pekerja Bagian Tenun Departemen Weaving SL PT. Daya Manunggal Salatiga. Jenis penelitian ini adalah studi cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 73 responden. Pengambilan sampel menggunakan sampling random sistematis. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji chi square dengan derajat kemaknaan =0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Telinga (ear plug) pada Pekerja Bagian Tenun Departemen Weaving SL PT. Daya Manunggal Salatiga (p=0,026). Saran yang dapat direkomendasikan dari hasil penelitian adalah perusahaan untuk lebih meningkatkan kedisiplinan pada pekerja dengan memberi sanksi yang tegas pada pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung telinga (ear plug) serta lebih sering mengadakan pelatihan tentang alat pelindung diri khususnya ear plug.

At the WHO-SEARO Intercountry Meeting, in Indonesia noise is the third highest cause of hearing lost. A million employees estimated threatened by noisy and will continue increase. The purpose of this study was to know the relationship between knowledge and obedience to used an ear protective equipment (ear plug) for woven workers of  Weaving SL Departement in Daya Manunggal Corp Salatiga. This research was a cross sectional study. The number of samples in this study were 73 respondents. Sampling used systematic random sampling. Instruments were questionnaire and observe sheet. Data analysis using chi square test with significance level = 0.05. The results showed that there was a relationship between knowledge and obedience obedience to used an ear protective equipment (ear plug) for woven workers of  Weaving SL Departement in Daya Manunggal Corp Salatiga (p = 0.026). Suggest that recomended from this study to the company is to further enhance discipline workers by providing strict sanctions on workers who do not use ear protective equipment (ear plugs), second more frequent training on personal protective equipment, especially ear plug.

Author Biographies

Bianka Beladina Fitriyani, Gedung F1 Lantai 2 FIK Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Anik Setyo Wahyuningsih, Gedung F1 Lantai 2 FIK Unnes Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

References

A Bustanul Arifin dan Arif Susanto, 2012, Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pekerja Dalam Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) Di Bagian Coal Yard Pt X Unit 3 & 4 Kabupaten Jepara Tahun 2012, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013, Hal 1-6.

Anizar, 2009, Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Industri, Yogyakarta: Graha Ilmu.

Arikunto, Suharsimi, 2006, Prosedur Suatu Pendekatan Praktik, Rineka Cipta, Jakarta.

Bernitya Asha, 2013, Hubungan Pengetahuan Tentang Alat Pelindung Diri Dengan Kepatuhan Penggunaannya Pada Pekerja Bagian Weaving PT. Tyfountex Indonesia, Sukoharjo, diakses 14 Februari 2014 (http://publikasiilmiah.uns.ac.id/bitstrea m/handle /.pdf?sequence1text.pdf)

Febriana Purwandari, 2010, Perbedaan Tekanan Darah Tenaga Kerja Sebelum dan Sesudah Terpapar Bising di Bagian Tenun Departemen Weaving Shuttle Loom PT. Daya Manunggal Salatiga, diakses tanggal 14 Februari 2014(http://publikasiilmiah.uns.ac.id/bitstream/handle/.pdf?sequence1text.pdf)

John Ridley, 2006, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Airlangga, Jakarta.

Leancy Ferdiana Kandou & Mulyono, 2013, Hubungan Karakteristik dengan Peningkatan Ambang Pendengaran Penerbang di Balai Kesehatan Penerbangan Jakarta. Vol. 2, No. 1 Jan-Jun 2013: 1–9.

PT. Daya Manunggal Salatiga, 2008, Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Referensi Dinkes, diakses tanggal 9 Desember 2014 (http://doe ltea. files.com/2008/02/pkb-ref-atas-ajuran-disnaker.doc).

Soekidjo Notoatmodjo, 2005, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.

, 2007, Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni, Jakarta: Rineka Cipta

, 2010, Pendidikan dan Perilaku Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.

Soeripto M, 2008, Higiene Industri, Fakultas Kedokteran UI, Jakarta.

Sugiyono, 2008, Statistika Untuk Penelitian, CV Alfabeta, Bandung

Tarwaka, 2008, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja, Harapan Press, Surakarta.

Tri Puji Kurniawan,dkk, 2012, Studi Kejadian Gangguan Pendengaran pada Masinis UPT Crew Kereta Api Solo Balapan Tahun 2012 Jurnal, Vol. 5, No. 2, Desember 2012: 130 – 138.

Published
2016-01-17
How to Cite
Fitriyani, B., & Wahyuningsih, A. (2016). HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ALAT PELINDUNG TELINGA (EAR PLUG) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAANNYA PADA PEKERJA BAGIAN TENUN DEPARTEMEN WEAVING SL PT. DAYA MANUNGGAL. Unnes Journal of Public Health, 5(1), 10-18. https://doi.org/10.15294/ujph.v5i1.9699