Abstract

Penyakit menular di Indonesia merupakan penyakit yang penularannya sangat cepat salah satunya penyakit menular difteri. Agar tidak meluasnya penyebaran penyakit menular program vaksinasi dan karantina diintensifkan. Tujuan penelitian adalah menurunkan, menganalisis, dan  menginterpretasikan simulasi model matematika penyebaran penyakit difteri dengan pengaruh karantina dan vaksinasi. Dalam pembangunan model diperoleh model matematika. Dari model tersebut diperoleh bilangan reproduksi , titik kesetimbangan endemik berbeda yang stabil untuk  dan memiliki titik kesetimbangan tak endemik sama yang stabil untuk  dan tak stabil untuk . Agar penyebaran penyakit dapat dicegah dengan sukses maka tingkat vaksinasi harus lebih dari 0,884 dan tingkat  harus lebih dari 0,049 sehingga penyakit secara berangsur-angsur akan menghilang dari populasi.


Infectious disease in Indonesia is a disease that is transmitted very quickly one infectious disease diphtheria. To avoid the spread of infectious diseases and quarantine pressed vaccination programs to prevent the spread of diseases research objective is to reduce, analyze, and interpret mathematical models simulating the spread of diphtheria with the influence of quarantine and vaccination. In the construction of the model is obtained mathematical models. The models derived from reproduction number (), different endemic equilibrium point stable for  and have the same endemic equilibrium point is not stable for  and unstable for . In order for the spread of disease can be prevented with a vaccination rate to be successful it is more than 0.884 and α levels should be more than 0,049 so that the disease will gradually disappear from the population.