KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN CORE BERBANTUAN KARTU KERJA PADA PENCAPAIAN KEMAMPUAN MASALAH MATEMATIKA DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VIII

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Devita Anggraini
Kartono Kartono
Rahayu Budhiati Veronica

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran CORE berbantuan kartu kerja pada pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematika dan kepercayaan diri siswa kelas VIII. Polpulasi dari penelitian ini yaitu semua siswa kelas VIII SMP N 1 Karanganyar, Demak. Dengan teknik simple random sampling diperoleh kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen-1, kelas VIII-C sebagai kelas eksperimen-2, dan kelas VIII-D sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen-1 diberi perlakuan dengan pembelajaran CORE berbantuan kartu kerja, Kelas eksperimen-2 dengan pembelajaran CORE, dan kelas kontrol dengan pembelajaran langsung. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) siswa kelas eksperimen-1 dapat mencapai ketuntasan klasikal, (2) siswa kelas eksperimen-2 telah mencapai ketuntasan klasikal, (3) rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen-1 lebih baik daripada kelas eksperimen-2 dan kelas kontrol, dan (3) rata-rata kepercayaan diri siswa kelas eksperimen-1 lebih baik daripada kelas eksperimen-2 dan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran CORE berbantuan kartu kerja efektif pada pencapaian kemampuan pemecahan masalah dan kepercayaan diri siswa.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biography

Devita Anggraini, Universitas Negeri Semarang

Pendidikan Matematika, UNNES
How to Cite
Anggraini, D., Kartono, K., & Veronica, R. (2015). KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN CORE BERBANTUAN KARTU KERJA PADA PENCAPAIAN KEMAMPUAN MASALAH MATEMATIKA DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VIII. Unnes Journal of Mathematics Education, 4(2). https://doi.org/10.15294/ujme.v4i2.8497

References

Anggela. 2004. Direct Intruction Mathematics Programs: An Overview and Research Summary. Journal of Direct Intruction 4(1):53-84. Tersedia di www.heresearch.com. [diakses 24 Januari 2015]

Azizah, L., Mariani, & Rochmad. 2012. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model CORE Bernuansa Konstruktivistik untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis.Unnes Journal of Mathematics Education Research, 2(1):101-105. Tersedia di http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujmer/article/view/644/624. [diakses 22 Januari 2015]

Calfee, R.C. 2010. Increasing Teachers’ Metacognition Develops Students’ Higher Learning during Content Area Literacy Intruction: Findings from the Read-Write Cycle Project. Issues in Teacher Educatio, 19(2):127-151. Tersedia di http://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ902679.pdf. [diakses 22 Januari 2015]

Depdiknas, 2007. Penilaian Hasil Belajar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Heruman. 2007. Model Pembelajaran Matematika. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Humaira, F.A, Suherman, & Jazwinarti. 2014. Penerapan Model Pembelajaran CORE pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas X SMAN 9 Padang. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1):31-37. Tersedia di http://ejournal.unp.ac.id.[diakses 24 Januari 2015]

Husna, Ikhsan, & Fatimah. 2013. Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Melalui Model Pembelajaran Pembelajaran langsung Tipe Think-Pair-Share (TPS). Jurnal Peluang 1(2). Tersedia di http://digilib.unimed.ac.id. [diakses 23 Januari 2015]

Jacob, C. 2011. Refleksi pada Refleksi (Suatu Pembelajaran Berbasis Metakognisi). Bandung: Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UPI. Tersedia di http://file.upi.edu/Direktori/FMIPA/JUR.PEND.MATEMATIKA/194507161976031-CORNELIS_JACOB/Refleksi_pada_Rakalah_2%29.Pdf. [diakses pada 27 Januari 2015]

Jihad, A., & Haris. 2013. Evaluasi Pembelajaran.Yogyakarta:Multi Pressindo.

Martyanti, A. 2013. Membangun Self-Confidence Siswa dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Problem Solving. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. Yogyakarta : Universitas Yogyakarta. Tersedia di http://eprints.uny.ac.id/10726/.../P%20-%203.pdf. [diakses 24 Januari 2015]

NCTM, 2000. Principal and Standards for School Mathematics. Online. Tersedia di http://www.nctm.org/standards/content.aspx?id=16909.pdf [diakses 22 Januari 2015]

OECD. 2013. PISA 2012 Technical Report. Tersedia di http://www.oecd.org/pisa/pisaproducts/PISA-2012-technical-report-final.pdf [diakses 6 Maret 2015]

Purnamasari, Y. 2014. Pengaruh Model Kooperatif Tipe Teams Game Tournament (Tgt) Terhadap Kemandirian Belajar dan Peningkatan kemampuan Penalaran dan Koneksi Matematik Peserta Didik SMPN 1 Kota Tasik Malaya. Jurnal Pendidikan dan Keguruan 1(1). Tersedia di http://downlod.portalgaruda.org. [diakses 22 januari 2015]

Suherman, E. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: FMIPA UPI.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suyitno, A. 2004. Dasar-dasar Proses Pembelajaran Matematika 1. Semarang: UNNES.

Syah, M. 2004. Psikologi Belajar. Jakarta: garfindo persada.

Trianto. 2007. Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Surabaya: Prestasi Pustaka.

Waradani, KM.E.K., Ign. I Wyn.Suwatra, & I Km.Sudarma. 2014. Pengaruh Strategi Problem Solving Berbantuan Kartu Kerja Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD di Desa Tejakula. e-journal Mimpar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha 2(1). Tersedia di http://ejournal.undiksha.ac.id. [diakses 24 Januari 2015]

Windura, S. 2008. Brain Management Series for Learning Strategy. Jakarta: Gramedia.

Yates, S.M. 2002. The Influence of Optimism and Pessimism on Student Achievment in Mathematics. Mathematics Education Research Journal, 14(1):4-15. Tersedia di http://www.merga.net.au/documents/MERJ_14_1_Yates.pdf .[diakses 22 Januari 2015]

Yuan, S. 2013. Incorporating Polya’s Problem Solving Method in Remidial Math. Journal of Humanistic Mathematics 3(1):97-107. Tersedia di http://scholarship.claremont.edu. [diakses 22 Januari 2015].