Abstract

Pembelajaran matematika materi geometri di SMK membutuhkan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan MEA berbantuan modul scientific dan mendeskripsikan proses pembentukan karakter kreatif dan pemecahan masalahnya untuk materi geometri kelas X. Dalam pembelajaran tersebut, siswa dibentuk dalam 6 kelompok dan diberi permasalahan melalui modul. Setiap kelompok mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi informasi serta mengkomunikasikan untuk diperoleh suatu kesimpulan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kombinasi kualitatif dan kuantitatif tipe Concurrent Embedded. Populasi penelitian ini siswa kelas X SMK Negeri 8 Semarang yang terdiri dari 11 kelas. Teknik pengambilan sampel dengan cluster sampling dan terpilih kelas X TKJ 1 sebanyak 36 siswa. Diambil 2 siswa kelompok rendah, 1 siswa kelompok sedang dan 2 siswa kelompok tinggi. Keefektifan model pembelajaran didasarkan pada analisis ketuntasan hasil tes kemampuan pemecahan masalah serta pengaruhnya terhadap kemampuan pemecahan masalah, peningkatan karakter kreatif dan peningkatan ketrampilan pemecahan masalah. Hasil penelitian diperoleh efektif, karena kemampuan pemecahan masalah matematika telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yakni sudah mencapai lebih dari 75%. Besarnya pengaruh karakter kreatif dan kerampilan pemecahan masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 37,5%. Karakter kreatif siswa menjadi lebih baik yaitu sudah memiliki kemampuan untuk melaksanakan exploring, planning, doing/acting, communicating dan reflecting dalam memecahkan masalah matematika.