IDENTIFIKASI PENGGUNAAN ZAT PEWARNA PADA PEMBUATAN KERUPUK DAN FAKTOR PERILAKU PRODUSEN (Studi Pada Sentra Kerupuk di Desa Ngaluran Kec.Karanganyar Kab.Demak)

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Madya Feni Murtiyanti

Abstract

Produsen kerupuk menggunakan zat pewarna makanan dalam proses produksi kerupuk. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi penggunaan zat pewarna dan faktor perilaku pada produsen kerupuk di Desa Ngaluran Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 16 produsen kerupuk dengan pengambilan sampel total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat (uji Chi-Square dengan α 0,05). Hasil penelitian dari 17 sampel kerupuk yang menggunakan pewarna berbahaya yaitu merah 39% (Rhodamin B), kuning 22% (Methanyl Yellow), hijau 13% (Malachite Green), sedangkan yang tidak menggunakan pewarna atau kerupuk berwarna putih yaitu 6 sampel kerupuk (26%). Pengetahuan produsen berhubungan dengan praktek penggunaan zat pewarna (p value 0,001) dan sikap produsen berhubungan dengan praktek penggunaan zat pewarna (p value 0,005). Saran bagi Dinas Kesehatan dan Badan POM lebih dilakukan pengawasan, penyuluhan dan pengecekan pewarna berkala. Bagi produsen ikut sosialisasi tentang penggunaa pewarna berbahaya dan mengganti dengan pewarna makanan pada produksi kerupuknya.

 

Kata Kunci : Faktor Perilaku, Kerupuk, Pewarna Berbahaya

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Murtiyanti, M. (2014). IDENTIFIKASI PENGGUNAAN ZAT PEWARNA PADA PEMBUATAN KERUPUK DAN FAKTOR PERILAKU PRODUSEN (Studi Pada Sentra Kerupuk di Desa Ngaluran Kec.Karanganyar Kab.Demak). Unnes Journal of Public Health, 2(1). https://doi.org/10.15294/ujph.v2i1.3037