Analisis Kemampuan Representasi Matematis Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir Peserta Didik dalam Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Heni Kholiqowati
Sugiarto Sugiarto
Isti Hidayah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar peserta didik dan mendeskripsikan kemampuan representasi matematis ditinjau dari karakteristik cara berpikir peserta didik tipe Sekuensial Konkret (SK), Sekuensial Acak (SA), Acak Abstrak (AA), dan Acak Konkret (AK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII C SMP Negeri 1 Kunduran. Metode pengumpulan data menggunakan angket karakteristik cara berpikir, tes ketuntasan materi kubus dan balok, tes kemampuan representasi matematis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar peserta didik pada materi kubus dan balok dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik mencapai ketuntasan klasikal dan (2) kemampuan representasi matematis ditinjau dari karakteristik cara berpikir peserta didik adalah (a) peserta didik tipe SK mempunyai kemampuan representasi visual dan simbolik sangat baik dan kemampuan representasi verbal kurang sekali; (b) peserta didik tipe SA mempunyai kemampuan representasi visual dan simbolik sangat baik, dan kemampuan representasi verbal kurang sekali; (c) peserta didik tipe AA mempunyai kemampuan representasi visual dan simbolik baik dan kemampuan representasi verbal kurang sekali; dan (d) peserta didik tipe AK mempunyai kemampuan representasi visuali baik, kemampuan representasi simbolik cukup, dan kemampuan representasi verbal kurang sekali.


 


This purpose of this research is to determine the students’s thoroughness of the study and describes mathematical representation ability viewed from students’s way of thinking characteristic Concrete Sequential, Abstract Sequential, Abstract Random, and Concrete Random types. The subjects of this research are students of 8th-C grade Junior High School 1 Kunduran. The methods of data collection of this research are questionnaires of way of thinking characteristic, cubes and blocks completeness test, mathematical representation ability test, and interviews. The results showed that: (1) the learning outcomes of students on the cubes and blocks that implement learning with the scientific approach achieve mastery of classical and (2) the students’s mathematical representation ability with way of thinking characteristic are (a) the students with Concrete Sequential type have very good visual and symbolic representation ability and less verbal representation ability; (b) the students with Abstract Sequential type have very good visual and symbolic representation ability and less verbal representation ability; (c) the students with Abstract Random type have good visual and symbolic representation ability and less verbal representation ability; and (d) the students with Concrete Random type have good visual representation ability, enough symbolic representation ability, and less verbal representation ability.  

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Kholiqowati, H., Sugiarto, S., & Hidayah, I. (2017). Analisis Kemampuan Representasi Matematis Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir Peserta Didik dalam Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik. Unnes Journal of Mathematics Education, 5(3), 234 - 242. https://doi.org/10.15294/ujme.v5i3.12493

References

Asikin, M. 2011. Dasar-dasar Proses Pembelajaran Matematika 1. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Creswell. 2015. Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif & Kuantitaif (5th ed.). Translated by Soetjipto, P.H. & Soetjipto, M.S. 2015. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
De Porter, B. & Hernacki, M. 2003. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa.
Depdikbud. 2013. Modul Pengembangan Analisis Hasil Belajar Peserta Didik. Jakarta: Depdikbud.
Effendi, A. L. 2012. Pembelajaran Matematika dengan Metode Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(2):2.
Hutagaol, K. 2007. Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 2(1):85-99.
Ine, E. M. 2015. Penerapan Pendekatan Scientific untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Pokok Bahasan Pasar. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Universitas Negeri Surabaya. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Kartini. 2009. Peranan Representasi dalam Matematika. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika FMIPA UNY. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Lestanti, M. M., Isnarto, & Supriyono. 2016. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir Siswa dalam Problem Based Learning. Unnes Journal of Mathematics Education, 5(1):18.
Munib, A., Budiyono, & Suryana, S. 2012. Pengantar Ilmu Pendidikan. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Permendikbud No. 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.
Permendikbud No. 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Purwanto, N. 2009. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sabirin, M. 2014. Representasi dalam Pembelajaran Matematika. JPM IAIN Antasari, 1(2): 33-34.
Yudhanegara & Lestari. 2014. Meningkatkan Kemampuan Representasi Beragam Matematis Peserta didik Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Terbuka. Jurnal Ilmiah Solusi, 1(3): 77-78.