Orientalisme dan Tantangan Pembentukan Identitas Nasional dalam Pembelajaran Sejarah
DOI:
https://doi.org/10.15294/hp.v15i01.49799Keywords:
Orientalism, National Identity, Historical NarrativeAbstract
This research aims to be able to see and analyze how Edward Said's criticism of Orientalism can affect how the challenge of forming the nation's national identity is especially in students in the midst of rapid development. Edward Said's Orientalist thought provides an opening for curriculum makers and historians to deconstruct and decolonize historical narratives that still have orientalist biases in them to become an emancipatory narrative in the goal of forming national identity. This research is based on a qualitative descriptive method, accompanied by a literature review method. In conclusion, with the existence of orientalist thinking and the challenges that exist in the goal of forming national identity in history learning, through the strategy of changing the curriculum and revitalizing the curriculum with the integration of local wisdom that provides equal opportunities to sources from various perspectives including local perspectives, so that the national identity that is built will become stronger, inclusive, and plural because of the accepted narrative of historical learning is based on the recognition of the diversity of the Indonesian nation itself.
References
Afifa, Z., Putri, A. P., Rahmadini, R., Salsabilah, Fajriah, U., & Abdurrahmansyah. (2025). Sejarah Perubahan Kurikulum di Indonesia. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 7. https://doi.org/10.31004/edukatif.v7i6.8626
Agustini, Grashinta, A., Putra, S., Guampe, F. A., Akbar, J. S., Lubis, M. A., Maryati, I., Ririnisahawaitun, Mesra, R., Sari, M. N., Tuerah, P. R., Rahmadhani, M. V., & Rulanggi, R. (2023). Metode Penelitian Kualitatif (Teori dan Panduan Praktis Analisis Data Kualitatif) (Irmayanti & M. Jannah, Ed.; Vol. 1). PT Mifandi Mandiri Digital.
Anggreni, M. A., & Fachrurrazi, A. (2025). Revitalisasi Kearifan Lokal Untuk Membangun Identitas Budaya Pada Anak Usia Dini. Zaheen: Jurnal Pendidikan, Agama, dan Budaya, 1(1), 172–187.
Cahyani, A. M. (2025). Menjaga identitas nasional dalam konteks keberagaman budaya Indonesia. Dalam Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) eISSN (Vol. 3). http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index
Cipta, S. E., & Kurniawan, P. (2025). Meninjau Kembali Pemikiran Edward Said tentang Studi Orientalisme dalam Pandangan Poskolonial. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial, 2(3), 292–301. https://pchukumsosial.org/index.php/pchs
Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Diannita, A. (2021). Analisa Teori Post Kolonialisme Dalam Perspektif Alternatif Studi Hubungan Internasional. Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial P-ISSN, 4(1), 79–90.
Fahmi, R. F. M., Triana, A. N., & Qurrotunnisa, A. (2024). Tantangan dan Peluang Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam di Era Digital. Konferensi Nasional Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam (KONMASPI), 2–12.
Gemilang, G. F., Darmawan, W., & Winarti, M. (2024). Jawasentris dalam Wacana Buku Teks Sejarah Indonesia. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 7(1), 51–60. https://doi.org/10.17509/historia.v7i1.50815
Hardiana, Y. (2017). PEMBELAJARAN SEJARAH INDONESIA BERBASIS PERISTIWA-PERISTIWA LOKAL DI TASIKMALAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS. HISTORIA: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, I(1).
Hasibuan, T. A., Nabawi, M. I., & Sulidar. (2026). Mengenal Orientalis di Berbagai Negara Barat. Journal of Innovative Research, 03, 20–23. https://ziaresearch.or.id/index.php/mesada
Hekmatyar, G., Diesti, A., Fatikawati, O., & Wicaksono, D. (2025). Revitalisasi Kurikulum Sekolah Berbasis Kearifan Lokal: Strategi Meningkatkan Identitas dan Karakter Bangsa. Journal of Educational Research and Community Service, 1(3), 287–294.
Kutsi, D. J. A., & Arifin, Z. (2023). Dekolonialisasi Pendidikan: Studi Kritis Hegemoni Keilmuan Barat di Pesantren Modern. Jurnal Patisipatoris, 5, 157–172.
Lisnawati, A., Asyahidah, N. L., & Arifin, M. H. (2022). Peran Pembelajaran Sejarah dalam Pembentukan Karakter Nasionalisme pada Siswa. MAHAROT: Journal of Islamic Education, 6(1), 2580–3999. https://doi.org/10.28944/maharot.v6i1.611
Muis, A., Napitu, U., & Saragih, H. (2023). Pembelajaran Pelajaran Sejarah Menjadi Bermakna Dengan Pendekatan Kontektual. Journal on Education.
Muslim, Erniati, Ihsan, & Handrianto, C. (2025). Dekolonisasi Epistemik dalam Pendidikan Indonesia: Rekontekstualisasi Warisan Kolonial Belanda dalam Pembentukan Kurikulum Nasional. Journal in Teaching and Education Area, 2(3), 409–416. https://doi.org/10.69673/xp4dj332
Nasir, St. M. (2021). Sejarah Perkembangan Orientalisme. Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan, 11(2), 96–106. https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v11i1.32
Prayogi, Husnita, L., & Kaksim. (2021). PERAN GURU SEJARAH DALAM MENGUATKAN NASIONALISME PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IPS DI SMAN 2 SUNGAI LIMAU. Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah, 6(2), 84–92.
Purwanto, Y. (2021). Analisis karakter nasionalisme dan toleransi pada buku teks sejarah kelas XI: membangun jati diri Indonesia. Historiography: Journal of Indonesian History and Education, 01(02), 115–123.
Said, E. W. (1979). Orientalism. Vintage Books.
Sari, V. P. (2025). STUDI KASUS PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH SWASTA PAB 1 SAMPALI. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(3), 7020.
Subair, A. (2024). Analisis Peluang dan Dampak Dekolonialisasi Kurikulum Sejarah Indonesia. Jurnal Sains Student Research, 2(5), 81–90. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i5.2600
Sumaludin, M. M. (2018). Identitas Nasional dalam Buku Teks Pelajaran Sejarah. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 1(2), 97. https://doi.org/10.17509/historia.v1i2.10709
Sumardin, O., & Henri. (2024). Pentingnya Pendidikan Sejarah Dalam Pembentukan Identitas Bangsa. Jurnal Multidisiplin Ilmu, (12), 27–33. https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i12.415
Sumargono, Basri, M., Istiqomah, & Triaristina, A. (2022). Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah. Tarbiyah Wa Ta’lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 141–149. https://doi.org/10.21093/twt.v9i3.4508
Susmihara, O. (2017). Susmihara Sejarah Perkembangan Orientalis SEJARAH PERKEMBANGAN ORIENTALIS (Nomor 1).
Teng, M. B. A. (2016). ORIENTALIS DAN ORIENTALISME DALAM PERSPEKTIF SEJARAH. Jurnal Ilmu Budaya.
Utama, W. S. (2024). Ke Mana Arah Historiografi Indonesia Hari Ini? Lembaran Sejarah, 20(1), 1. https://doi.org/10.22146/lembaran-sejarah.97590
Waedoloh, H., Purwanta, H., & Ediyono, S. (2021). Peran Guru Sejarah untuk Menanamkan Sikap Nasionalisme di Era Globalisasi. https://jurnal.uns.ac.id/shes
Widyastuti, M. (2021). Peran Kebudayaan Dalam Dunia Pendidikan THE ROLE OF CULTURE IN THE WORLD OF EDUCATION. Jagaddhita: Jurnal Kebhinekaan dan Wawasan Kebangsaan, 1(1). https://journal.unindra.ac.id/index.php/jagaddhita