In Silico Study of Lemon (Citrus limon (L.) Burm. f.) Flavonoids as Potential HIV-1 Reverse Transcriptase Inhibitors
DOI:
https://doi.org/10.15294/ijcs.v15i1.30187Keywords:
In silico, Flavonoid, HIV-1 RT, Citrus limonAbstract
Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah kesehatan global dengan enzim HIV-1 reverse transcriptase (HIV-1 RT) sebagai target utama terapi antiretroviral. Flavonoid pada jeruk lemon (Citrus limon L.) diketahui memiliki potensi farmakologis yang beragam sehingga berpeluang dikembangkan sebagai kandidat obat antiretroviral baru. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa flavonoid dari lemon sebagai inhibitor HIV-1 RT melalui pendekatan in silico yang meliputi penyaringan berdasarkan Lipinski’s Rule of Five, prediksi profil farmakokinetik dan toksisitas (ADMET), pemodelan farmakofor, serta simulasi penambatan molekuler pada reseptor HIV-1 RT (PDB ID: 3LAN). Hasil menunjukkan tujuh dari sepuluh senyawa memenuhi kriteria Lipinski dengan quercetin memiliki energi ikat terkuat sebesar -8,84 kkal/mol, diikuti eriodictyol (-7,98 kkal/mol), sementara vitexin memiliki profil toksisitas paling aman (non-mutagenik dan non-karsinogenik) serta skor kecocokan farmakofor tertinggi (45,18). Seluruh senyawa menunjukkan interaksi dengan residu asam amino penting pada sisi aktif enzim. Berdasarkan temuan ini, flavonoid lemon berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai inhibitor HIV-1 RT.