FORMULASI BISKUIT TEPUNG PISANG KEPOK KUNING (Musa paradisiaca L. var bluggoe) SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN SELINGAN IBU HAMIL HIPEREMESIS GRAVIDARUM
DOI:
https://doi.org/10.15294/nutrizione.v5i2.8373Keywords:
pisang kepok, jahe, hiperemesis gravidarumAbstract
Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah berlebihan saat kehamilan yang menyebabkan penurunan nafsu makan. Produk berupa biskuit berbahan dasar tepung pisang kepok dapat menjadi makanan selingan bagi ibu hamil hiperemesis gravidarum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung pisang kepok kuning terhadap kandungan zat gizi dan daya terima organoleptik biskuit. Jenis penelitian ini adalah eksperimen desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi persentase tepung pisang kepok kuning (n=4) F0=0%, F1=30%, F2=40%, dan F3=50%. Analisis kandungan gizi dilakukan di Laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech. Daya terima menggunakan uji hedonik pada 30 orang ibu hamil di Puskesmas Lamper Tengah. Analisis statistik data menggunakan uji Kruskal Wallis dengan uji lanjut Mann Whitney. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p<0,05) pada parameter warna, rasa, dan tekstur, tetapi tidak ada ada perbedaan signifikan (p>0,05) pada parameter aroma. Formula biskuit F1 merupakan formula terpilih karena memiliki daya terima yang baik, tetapi belum memenuhi standar SNI pada kadar air dan abu Dalam 100 gram biskuit F1 terkandung energi sebesar 475,64g, protein 6,48g, lemak 22,06g, dan karbohidrat 62,82g.