Pengaruh Work-Life Balace dan Employer Branding terhadap Turnover Intention dengan Employee Engagement sebagai Variabel Mediasi(Studi pada Karyawan PT Totum Diba)
Keywords:
Work-Life Balace, Employer Branding, Turnover Intention, Employee EngagementAbstract
Tingginya turnover intention menjadi tantangan bagi perusahaan karena dapat meningkatkan biaya rekrutmen, seleksi, dan pelatihan serta memengaruhi stabilitas organisasi. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Work-Life Balance dan Employer Branding terhadap Turnover Intention melalui Employee Engagement sebagai variabel mediasi pada karyawan PT Totum Diba Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 188 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance dan Employer Branding berpengaruh positif terhadap Turnover Intention dan Employee Engagement. Selain itu, Employee Engagement juga berpengaruh positif terhadap Turnover Intention serta memediasi secara signifikan pengaruh Work-Life Balance dan Employer Branding terhadap Turnover Intention dengan arah mediasi positif. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan Work-Life Balance, Employer Branding, dan Employee Engagement justru diikuti dengan meningkatnya Turnover Intention, sehingga persepsi positif karyawan terhadap ketiga aspek tersebut belum mampu menekan keinginan untuk meninggalkan perusahaan.