USAHA MENUJU INTERNALISASI SENI TARI MELALUI KETEPATAN ALAT UKUR KETRAMPILAN SENI TARI (Efforts to Internalise Dancing Througt the Creation of Appropriate/Valitd Dancing Skills Measuring/Evaluation Instruments )

Wahyu Lestari

Abstract


Setiap proses pembelajaran akan menyiapkan anak dalam proses peningkatan intelektual (kognitif) sikap serta nilai (afektif), dan ketrampilan (psikomotor). Ketiganya sangat diperlukan dalam penilaian ketrampilan seni tari, sesuai tujuan pembelajarannya, yaitu agar anak tidak saja bisa menari, tetapi bisa mengetahui bagaimana menari. Bagaimana menari memerlukan pemahaman mendalam serta kecerdasan mendemonstrasikan ketrampilan tari. Siswa yang trampil menari, berarti dapat memainkan kaidah-kaidah seni tari, sehingga diharapkan tercapai internalisasi seni tarinya. Perubahan sikap, kepekaan rasa akan muncul dengan sendirinya apabila tujuan pembelajaran ketrampilan seni tari dipenuhi. Alat ukuryang baik adalah yang dapat mengukur apa yang akan diukur, menghindari subjetivitas, menegagkan objectivitas. Mengukur ketrampilan seni tari ditentukan oleh beberapa indikator antara lain pengambil/petugas pengukur, waktu, tempat (apakah memenuhi syarat) serta alat yang dipergunakan untuk pengukuran. Internalisasi seni tari tercapai apabila usaha menanamkan sikap kepada siswa dilaksanakan, yaitu dengan menggunakan alat ukur yang valid dan realibel.

Kata Kunci:      Internalisasi, Seni Tari, Alat Ukur, Ketrampilan.

 


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15294/harmonia.v2i3.857

Refbacks

  • There are currently no refbacks.