Comparative Study Of Alternative Settlements In Indonesia And Timor Leste

Salsabila Fakhriyyah Ar Raidah

Abstract

Alternative Dispute Resolution (ADR) is a procedure in community practice which then gets recognition in the eyes of the law to settle a case between two or more parties by way out of court in a formal manner (litigation). ADR is considered to have more advantages, including easy, cheap, and fast, so it is more efficient and effective than solving cases in court. This paper aims to examine the existence of ADR in legal practice in Indonesia with a comparative review of the state of Timor Leste. The results of this paper reveal that compared to Timor Leste which is still new, Indonesia has first implemented ADR practices within a formal legal framework. Timor Leste actually also uses the ADR scheme in its daily community practice, but its implementation takes into account the elements of custom and society rather than the legal norms.

Keywords

Timor Leste, Indonesia, Alternative Dispute Resoultion

Full Text:

PDF

References

Books

Abdurrasyid, Priyatna, 2002. Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Jakarta: Penerbit Bani.

Adolf, H., 2004. Hukum Perdagangan Internasional: Prinsip-Prinsip dan Konsepsi Dasar. Jakarta: Rajawali Pers.

M. Yahya Harahap, 1997. Beberapa Tinjauan Mengenai Sistem Peradilan dan Penyelesaian Sengketa. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Soemartono, R.M. Gatot P, 2014, Mengenal Alternatif Penyelesaian Sengketa dan Arbitrase. Universitas Terbuka, Jakarta.

Journals

Albar, A. A., 2019. Dinamika Mekanisme Alternatif Penyelesaian Sengketa Dalam Konteks Hukum Bisnis Internasional. Jurnal Hukum Kenotariatan Otentik's, 1(1), 18-32.

Dinna, Adistya, 2017. Penyelesaian Sengketa Perbankan Melalui Mediasi Menurut UU Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan, Journal Lex et Societatis, Vol. 5, No. 6.

Ba Distrito, 2016. Community Dispute Resolution in Timor-Leste: A Legal and Human Rights Analysis. Counterpart International: Timor-Leste.

JSMP, 2017. Courts and Community Dispute Resolution. JSMP: Dili, Timor-Leste.

Juanda, E., 2020. Eksistensi Hak Asasi Manusia dan Alternatif Penyelesaian Atas Pelanggarannya Dalam Negara Hukum Republik Indonesia. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi, 8(1), 98-108.

Mamudji, S., 2017. Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan. Jurnal Hukum & Pembangunan, 34(3), 194-209.

Muhammad Rutabuz Zaman, 2015. Penyelesaian Sengketa Alternatif (Alternative Dispute Resolution) Pada Layanan Jasa Perbankan, Jurnal Miyah, Vol. 10, No. 1.

Muskibah, M., 2018. Arbitrase Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 4(2), 150-171.

Nevey Varida Ariani, 2012. Alternatif Penyelesaian Sengketa Bisnis di Luar Pengadilan, Jurnal Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, Vol.1, No.2.

Pamolango, J. Tengar, 2015. Tinjauan Yuridis Terhadap Kewenangan Arbitrase dalam Penyelesaian Sengketa, Jurnal Lex Administratum, Vol. 3, No. 1.

Rosita, R., 2017. Alternatif Dalam Penyelesaian Sengketa (Litigasi dan Non Litigasi). Al-Bayyinah, 1(2), 99-113.

Saragih, R. F, 2017. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa. Jurnal Hukum & Pembangunan, 29(4), 350-357.

Sariono, Joko Nur dan Wibawanto, Agus Dono, 2006. Penyelesaian Sengketa Bisnis Melakui Alternative Dispute Resolution (ADR), Jurnal PERSPEKTIF, Vol.XI, No.3

Siregar, T., & Munawir, Z., 2020. Mediasi Dalam Tiga Sistem Hukum Dan Perannya di Dalam Terwujudnya Keberhasilan Tujuan Hukum di Indonesia. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 3(1), 7-16.

Situmorang, M., 2017. Pelaksanaan Putusan Arbitrase Nasional di Indonesia. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 17(4), 309-320.

Zaini, A., 2019. Mediasi sebagai Salah Satu Bentuk Alternatif Penyelesaian Sengketa. Al Qisthas: Jurnal Hukum dan Politik Ketatanegaraan, 9(2), 53-86.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.